CAD Tertekan Pasca Tarif AS-Canada dan Inflasi Kanada Turun, BoC Diprediksi Tunda Kenaikan Suku Bunga

CAD Tertekan Pasca Tarif AS-Canada dan Inflasi Kanada Turun, BoC Diprediksi Tunda Kenaikan Suku Bunga

trading sekarang

Analisis dari Brown Brothers Harriman (BBH) oleh Elias Haddad menyoroti bahwa CAD berada di bawah performa dibanding mata uang ber-beta tinggi lainnya setelah pengumuman tarif 50% terhadap hampir USD 20 miliar impor Kanada oleh pemerintahan Trump. Tarif itu akan mulai berlaku pada 19 Agustus dan mencakup berbagai barang, menambah ketidakpastian bagi jalur perdagangan antara Kanada dan mitra utama. Kondisi ini juga menempatkan CAD dalam fokus volatilitas pasar aset berisiko.

Rincian tarif menunjukkan penerapan pada produk beragam seperti anggur, tongkat hoki, hingga semen, sementara energi, potash, produk yang dikenai tarif di bawah Section 232, serta ikan atau mineral kritis dikecualikan. Ketidakpastian perdagangan ini berpotensi memperberat beban bagi sektor manufaktur Kanada dan memperkuat tekanan penurunan terhadap CAD terhadap mata uang utama lainnya.

Sejalan dengan itu, data inflasi Kanada pada Juni melemah lebih dari ekspektasi. CPI headline naik 2.8% secara tahunan, dibandingkan dengan 2.9% yang diperkirakan, terdorong oleh penurunan harga bensin. Core CPI (rata-rata trimmed dan median) turun menjadi 1.85% y/y, sementara Core CPI ex makanan dan energi berada di sekitar 1.8% y/y. Kondisi ini mendukung argumen bahwa BoC bisa mempertahankan jeda kebijakan lebih lama dan memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga, sehingga CAD tetap rentan terhadap pergerakan pasar global.

Inflasi Juni Kanada yang lebih lemah menunjukkan bahwa tekanan harga sedang mereda, meningkatkan kemungkinan BoC menahan kebijakan suku bunga untuk periode yang lebih panjang. Angka CPI inti yang lebih rendah dari target 2% memperkuat narasi pelonggaran kebijakan sebagai respons terhadap dinamika harga di dalam negeri.

Di pasar, realisasi inflasi yang lebih lembut ini dapat menggeser ekspektasi investor terhadap jalur kenaikan suku bunga, menambah ruang bagi BoC untuk mengantisipasi jeda lebih lanjut. Perubahan ini juga kemungkinan mengurangi daya tarik imbal hasil relatif CAD terhadap USD, meskipun volatilitas perdagangan tetap tinggi karena faktor Perdagangan AS-Kanada.

Namun, tantangan utama bagi CAD berasal dari ketidakpastian tarif dan arus perdagangan lintas batas. Keduanya membentuk kerangka risiko di mana arah CAD akan bergantung pada bagaimana negosiasi membentuk kebijakan selanjutnya dan bagaimana inflasi memantul pada data mendatang. Cetro Trading Insight mendorong investor untuk memantau rilis data ekonomi berikutnya dan respons kebijakan untuk menyesuaikan strategi jangka pendek hingga menengah.

banner footer