
Gelaran Seminar Edukasi Investasi yang diselenggarakan MNC Sekuritas bekerja sama dengan Universitas Trilogi menandai momen krusial bagi generasi muda untuk beralih dari sekadar menabung menuju partisipasi aktif di pasar modal. Acara ini menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi bagi keputusan investasi yang cerdas. Dalam liputan Cetro Trading Insight, kami melihat antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, dan praktisi yang hadir, yang menandakan kebutuhan nyata akan edukasi finansial di kalangan pelajar.
Andri Muharizal, Head of Education & Partnership MNC Sekuritas, menekankan bahwa membangun kebiasaan investasi sejak usia muda adalah langkah strategis untuk masa depan finansial mereka. Ia juga menyoroti beragam instrumen pasar modal yang perlu dipahami, dari saham hingga instrumen pendapatan tetap. Poin penting lain yang disampaikan adalah perlunya pembiasaan risiko dan etika investasi, agar generasi muda tidak mudah terjebak pada tawaran spekulatif.
Direktur edukasi menekankan bahwa kolaborasi antara dunia industri dan kampus dapat mempercepat literasi keuangan. MNC Sekuritas menyatakan komitmennya untuk mendukung pembelajaran pasar modal melalui program-program edukasi dan praktik nyata di lingkungan universitas. Secara konkret, program ini juga menyinggung rencana pembentukan Galeri Investasi Trilogi sebagai sarana pembelajaran pasar modal bagi mahasiswa.
Para pembicara menegaskan bahwa prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis, menjadi landasan penting untuk melindungi investor pemula dari potensi penawaran berlebihan ataupun tidak jelas. Pada prinsipnya, Legal berarti semua instrumen investasi yang ditawarkan telah memenuhi regulasi dan diawasi otoritas pasar modal. Sementara itu, Logis mengajak investor untuk menilai rasionalitas penawaran, biaya, dan manfaatnya secara jelas.
Penekanan pada sisi Legal menuntun mahasiswa untuk memverifikasi legitimasi penyedia layanan investasi dan keabsahan produk yang ditawarkan. Mereka juga menegaskan perlunya transparansi biaya, risiko, serta syarat akses yang jelas bagi investor pemula. Secara Logis, investor diajak menilai apakah tawaran tersebut masuk akal berdasarkan analisis fakta dan data.
Mantan pejabat BEI dan mitra pendidikan menegaskan bahwa menerapkan prinsip 2L secara konsisten dapat mengurangi risiko penawaran ilegal atau berisiko tinggi. Atas dasar itu, kampus dan platform edukasi diminta untuk membangun budaya investasi yang bertanggung jawab. Seminar ini menjadi contoh bagaimana literasi keuangan bisa berjalan seiring dengan perlindungan konsumen.
Seminar menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, pasar modal, dan pelaku industri untuk membangun ekosistem literasi yang berkesinambungan. Kerja sama antara Universitas Trilogi, BEI, dan MNC Sekuritas membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengakses sumber belajar yang relevan dan praktik pasar nyata. Cetro Trading Insight melihat inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk membentuk generasi investor yang lebih siap menghadapi dinamika keuangan modern.
Dekan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Humaniora Universitas Trilogi, Aty Herawati, menyambut inisiatif ini sebagai langkah awal dalam kemitraan yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa seminar ini menjadi pijakan untuk rencana peluncuran Galeri Investasi Trilogi, sebuah fasilitas pembelajaran pasar modal bagi mahasiswa. Head of Retail Distribution & Business Development MNC Sekuritas, Luqman El Hakiem, menambahkan bahwa kolaborasi ini juga bisa memperkaya kurikulum dan peluang magang.
Ketua YPPIJ Arissetyanto Nugroho menilai literasi keuangan sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyatakan bahwa budaya investasi sejak dini tidak hanya membentuk elite investor tetapi juga memperkuat kestabilan perekonomian negara. Dalam pandangan beliau, negara maju sering dicirikan oleh partisipasi publik yang aktif di instrumen keuangan produktif, sehingga upaya pendidikan seperti ini menjadi investasi strategis untuk masa depan yang lebih sejahtera.