CHF Terkikis oleh Kebijakan SNB, EUR/CHF Menguat dan Referendum Swiss Picu Volatilitas

trading sekarang

Analis FX OCBC, Sim Moh Siong, menilai franc Swiss (CHF) melemah karena EUR/CHF menguat dari level dukungan sekitar 0,91. Perbedaan tingkat bunga antara Swiss dan negara maju semakin nyata, dan SNB terus menunjukkan sikap tegas dalam melawan penguatan mata uangnya. Kondisi ini menambah tekanan pada CHF ketika investor menilai risiko pasar dan arah kebijakan bank sentral.

Inflasi relatif rendah memberi ruang bagi SNB untuk menahan kebijakan pada pertemuan berikutnya. Respons pasar juga dipengaruhi kekhawatiran akan volatilitas FX menjelang referendum kapasitas populasi pada Juni. Dalam skenario saat ini, analisis OCBC menunjukkan kemungkinan SNB tetap hold meski sebagian pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sekitar separuh kemungkinan pada akhir tahun.

Data inflasi Mei menunjukkan CPI YoY 0,6%, sementara impor melemah meski biaya energi global naik. Kondisi ini menambah tekanan pada harga domestik dan memperkuat argumen bahwa kebijakan SNB perlu di evaluasi secara hati-hati. Pasar tetap waspada terhadap perubahan kebijakan yang bisa memicu gerak besar pada CHF.

EUR/CHF berada di jalur kenaikan mingguan setelah dibuka mendekati level dukungan 0,91, mengindikasikan pergeseran sentimen terhadap CHF. Gerak ini mencerminkan dinamika pasar yang lebih sensitif terhadap perbedaan kebijakan suku bunga. Pasar menilai peluang perubahan arah CHF relatif terhadap euro.

Kebijakan SNB yang lebih aktif melawan kekuatan mata uang menurunkan daya tarik aset safe-haven CHF selama sesi risiko turun. Dampak kebijakan ini terlihat pada dinamika transaksi lintas batas yang lebih volatil dan pergeseran likuiditas di pasar FX. Investors menilai bahwa intervensi lebih agresif dapat menahan apresiasi CHF lebih lanjut. Hal ini menambah tantangan bagi pelaku trading EURCHF untuk menilai level-entry yang tepat.

Market memperkirakan sekitar 50% peluang kenaikan suku bunga oleh SNB pada akhir tahun, meskipun inflasi rendah membuat banyak analis skeptis terhadap kenaikan tersebut. Skenario kebijakan ini bisa membentuk arah pasangan EURCHF jika data inflasi dan risiko global bergerak sesuai ekspektasi. Konsensus pasar tetap rapuh, sehingga volatilitas pasangan ini bisa meningkat.

Referendum 14 Juni tentang pembatasan populasi Swiss hingga 10 juta pada 2050 memiliki dampak makro jangka pendek yang terbatas. Walau demikian, ketidakpastian terkait hasilnya bisa memicu fluktuasi di pasar FX. Analisis pasar menilai efek langsung terhadap EURCHF relatif kecil, namun volatilitas sesekali bisa meningkat saat pemungutan suara berlangsung.

Namun suara 'ya' berpotensi memicu volatilitas FX dalam jangka pendek, karena sinyal kebijakan baru dan ketidakpastian politik meningkat menjelang pemungutan suara. Pelaku pasar juga akan memantau komentar bank sentral Swiss dan data inflasi domestik untuk menilai arah EURCHF di bulan-bulan mendatang. Risiko politik menambah ketidakpastian bagi pedagang mata uang, membuat pergerakan EURCHF lebih berisiko.

Dengan kebijakan yang cenderung berada pada status quo, pergerakan EURCHF tetap dipengaruhi oleh inflasi dan dinamika risiko global. Keputusan kebijakan Swiss di masa depan serta respons pasar akan menentukan arah pasangan ini dalam beberapa bulan ke depan. Disusun untuk Cetro Trading Insight.

banner footer