Dinamika Pasar Global Menjelang Akhir Pekan: USD Menguat, ECB Naik 25bp, dan Pergerakan XAUUSD di Tengah Optimisme Iran–AS

Dinamika Pasar Global Menjelang Akhir Pekan: USD Menguat, ECB Naik 25bp, dan Pergerakan XAUUSD di Tengah Optimisme Iran–AS

trading sekarang

Kondisi risiko kembali mendominasi jelang akhir pekan karena investor menimbang peluang tercapainya perjanjian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Menurut Cetro Trading Insight, pasar menunjukkan kehati-hatian meski ada optimisme moderat terhadap kemajuan diplomatik. Berbagai sumber pasar menyoroti bahwa dinamika geopolitik tetap menjadi faktor utama yang bisa menggerakkan likuiditas global.

Pada hari tersebut, kalender ekonomi AS di paruh kedua menampilkan survei University of Michigan terhadap Sentimen Konsumen untuk Juni. Penilaian konsumen menjadi indikator penting bagi arah pertumbuhan ekonomi dan kebijakan moneter. Para pelaku pasar menimbang angka tersebut dengan sisa data data yang telah dirilis sebelumnya.

Di samping itu, berita dari tokoh politik utama memberikan gambaran volatilitas singkat. Pernyataan di media sosial menimbulkan spekulasi tentang potensi eskalasi tetapi kemudian diikuti dengan nada yang menenangkan. Secara keseluruhan, likuiditas pasar mempertahankan posisi risk-on meskipun tetap berhati hati setelah pernyataan tersebut.

Indeks dolar AS sempat menguat menuju level tertinggi sejak akhir Maret di atas 100.30. Pergerakan ini mencerminkan kembali permintaan terhadap aset safe haven ketika ketegangan geopolitik dan dinamika ekonomi memberi arah bagi dolar. Namun alih alih menambah tekanan, beberapa data yang dirilis kemudian menambah tekanan pada cerita kenaikan berkelanjutan.

Rilis PPI May menunjukkan lonjakan 6.5 persen secara tahunan, tercatat sebagai level tertinggi sejak 2022. Data ini menguatkan ekspektasi bahwa inflasi input produksi masih menjadi pengawasan utama bagi The Fed. Angka tersebut memperkuat dinamika risiko yang dihadapi pasar dalam beberapa bulan terakhir.

Di akhir sesi AS, Trump kemudian menyatakan pembatalan serangan terhadap Iran dan menegaskan adanya kemajuan menuju kesepakatan. Meski demikian pasar tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik. Dalam konteks perdagangan, beberapa aset risiko membaik sementara USD mengalami tekanan bearish yang berulang.

Bank Sentral Eropa memutuskan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan menyatakan proyeksi inflasi jangka menengah tetap terjaga. Proyeksi staf Eurosystem menunjukkan inflasi rata-rata sekitar 3.0 persen pada 2026, 2.3 persen pada 2027, dan 2.0 persen pada 2028. Kebijakan ini mencerminkan pendalaman jalur pengetatan kebijakan meskipun risiko pertumbuhan tetap melemah.

Setelah sempat mendekati level 1.1500 di sesi AS, pasangan EURUSD berbalik menguat dan bertahan di zona di atas 1.1550 sepanjang pagi Eropa. Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor menilai kemajuan kebijakan moneter Eropa dengan hati hati. Pasangan ini diperdagangkan dalam kisaran ketat menjelang rilis data berikutnya.

Logam kuning mengalami momentum bullish yang kuat dan bergerak di atas level 4200 dolar AS per troy ons, sehingga menambah dukungan risiko terhadap aset berisiko. Sementara itu, GBPUSD juga menunjukkan perbaikan dengan bergerak di atas 1.3400. Data ekonomi Inggris menunjukkan GDP April turun 0.1 persen secara bulanan, sementara produksi industri tak berubah dan produksi manufaktur naik 0.4 persen. Kondisi ini memberikan gambaran kebijakan dan dinamika ekonomi Inggris yang sedang berjalan.

banner footer