
PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) membakar optimisme pasar dengan pengumuman dividen final untuk tahun buku 2025 yang bernilai besar, menyalakan arus cash langsung ke kantong pemegang saham. Rp197,33 miliar dibagikan sebagai dividen final, dengan hak Rp35 per saham bagi pemegang saham sesuai hasil RUPST pada 22 April 2026. Keputusan ini dianggap sebagai sinyal positif terhadap kinerja tahun buku 2025 dan daya tarik saham DKFT bagi investor.
Sebelumnya, perseroan telah membagi dua dividen interim, masing-masing Rp55,13 miliar (Rp10 per saham) dan Rp137,83 miliar (Rp25 per saham). Pencapaian pembayaran interim tersebut mencerminkan strategi likuiditas yang menjaga aliran kas bagi pemegang saham sepanjang tahun 2025.
Dengan demikian, total dividen tunai yang dibagikan perseroan mencapai Rp390,31 miliar atau setara Rp69,22 per saham untuk tahun buku 2025. Dividen final ini setara 34,42 persen laba bersih perseroan sebesar Rp573,4 miliar, menunjukkan tingkat pembagian laba yang cukup moderat namun tetap menarik bagi investor jangka menengah.
Saldo laba ditahan perseroan menampilkan Rp308,9 miliar dengan total ekuitas Rp1,22 triliun, menunjukkan struktur keuangan yang sehat meski perusahaan tetap membagikan sebagian laba sebagai dividen. Pembayaran dividen akan mengalir kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 5 Mei 2026, sehingga investor perlu memperhatikan tanggal ex-dividend untuk haknya.
Secara konteks kas, pembayaran dividen menegaskan kemampuan perusahaan menjaga arus kas positif meski tetap membiayai operasional. Investor perlu mempertimbangkan potensi rencana investasi dan dinamika laba bersih yang dapat mempengaruhi kemampuan DKFT mempertahankan tingkat pembagian dividen di masa mendatang.
Dengan latar belakang angka-angka keuangan tersebut, investor sebaiknya menilai konteks laba, arus kas, dan rencana penggunaan laba. Meski imbal hasil dividen relatif menarik, keputusan investasi sebaik dilihat bersama faktor-faktor fundamental lain seperti prospek industri dan kinerja operasional DKFT.