BoE merilis hasil Februari Decision Maker Panel (DMP) yang disusun dari jawaban 2.042 Chief Financial Officers perusahaan di Inggris. Pengumpulan data berlangsung antara 6 dan 20 Februari. Laporan ini memberikan gambaran mengenai kondisi harga dan dinamika bisnis secara luas, bukan hanya harga yang diterapkan langsung kepada konsumen.
Pertumbuhan own-price growth secara tahunan mencapai 3.7% untuk tiga bulan yang berakhir Februari, tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Angka ini mencerminkan harga yang dibebankan perusahaan di seluruh perekonomian, sehingga menyoroti tekanan harga dari sisi produsen. Hal ini relevan untuk memetakan arah inflasi secara umum.
Ekspektasi harga sendiri untuk satu tahun ke depan sedikit menurun menjadi 3.4% pada periode tiga bulan hingga Februari. Penurunan ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis memperkirakan pelonggaran pada inflasi output dalam tahun mendatang. Sementara itu, proyeksi CPI tiga tahun ke depan turun menjadi 2.8%, mendekati target Bank of England dalam jangka menengah.
Pertumbuhan upah tahunan di Inggris mencapai 4.3% pada tiga bulan hingga Februari, sedikit lebih rendah dibandingkan 4.4% pada periode sebelumnya. Indikator ini menandakan tekanan biaya tenaga kerja yang mulai melunak, meskipun tetap relevan bagi pembiayaan perusahaan. Ekspektasi kenaikan upah satu tahun ke depan tetap tidak berubah pada 3.6%.
Dinamika tenaga kerja menunjukkan perbaikan meskipun moderat. Realisasi pertumbuhan pekerjaan secara tahunan turun 0.2% pada tiga bulan hingga Februari, membaik dari penurunan 0.5% pada periode sebelumnya. Sementara itu, ekspektasi pertumbuhan tenaga kerja satu tahun ke depan naik sedikit menjadi 0.1%, menunjukkan nada optimisme yang terbatas di pasar kerja.
Gabungan faktor ini menempatkan tekanan biaya dalam kendali relatif sambil menimbang permintaan di masa depan. Perkembangan inflasi, upah, dan output menjadi faktor utama bagi perusahaan dalam menilai biaya operasional dan harga jual. Analisis ini mendasari pandangan bahwa kebijakan moneter BoE kemungkinan tetap berhati-hati namun tidak sepenuhnya tertutup terhadap penyesuaian jika dinamika ekonomi berubah.
Di pasar valuta, GBP/USD sekitar 1.3350, turun sekitar 0.18% sepanjang hari. Reaksi pasar mencerminkan penilaian investor terhadap arah kebijakan BoE dalam konteks data inflasi dan upah yang terbaru. Pasar menimbang kemungkinan jalur kebijakan yang lebih berhati-hati jika tekanan inflasi berlanjut melambat.
Indikasi inflasi untuk 12 bulan ke depan turun menjadi 3.1%, sedangkan prediksi inflasi 3 tahun ke depan turun menjadi 2.8%. Perubahan ini menambah konteks bagi pergerakan mata uang dalam jangka menengah, karena jalur menuju target inflasi menjadi lebih jelas. Pelaku pasar juga mengamati bagaimana output, tenaga kerja, dan kebijakan suku bunga BoE saling mempengaruhi di tengah dinamika global.
Inti pesan bagi trader adalah bahwa kombinasi inflasi yang melambat dan upah yang moderat meningkatkan peluang kebijakan yang fleksibel tanpa kejutan besar. Namun, risiko dan ketidakpastian tetap ada tergantung bagaimana data selanjutnya berkembang. Investor disarankan memantau keputusan kebijakan BoE selanjutnya serta faktor ekonomi global yang dapat memengaruhi GBPUSD dalam beberapa kuartal mendatang.