DOID 2025: Pemulihan Operasional BUMA Internasional Grup dan Prospek 2026

DOID 2025: Pemulihan Operasional BUMA Internasional Grup dan Prospek 2026

trading sekarang

PT BUMA Internasional Grup Tbk DOID melaporkan kinerja konsolidasi 2025 diaudit dengan dinamika berat akibat gangguan operasional yang belum pernah terjadi sebelumnya dan cuaca buruk. Rencana ramp-down serta penyelesaian kontrak di Indonesia dan Australia menekan produksi serta pendapatan sepanjang tahun. Beban non-operasional seperti penyisihan piutang usaha serta penurunan nilai aset di Australia dan Amerika Serikat turut membebani kinerja, meskipun ada keuntungan nilai wajar USD41 juta atas investasi Grup di 29Metals. update harga emas antam

Meski demikian, pemulihan operasional terlihat melalui peningkatan produktivitas dan disiplin biaya. Volume overburden removal turun 19% YoY menjadi 439 MBCM dan produksi batu bara turun 6% menjadi 84 MT, mencerminkan ramp-down serta hambatan cuaca yang secara bertahap diatasi. Average Selling Price kontraktor tambang relatif stabil meskipun struktur kontrak rise-and-fall memberikan dukungan pada pendapatan. Array

Grup menegaskan bahwa perbaikan efisiensi, pemeliharaan yang lebih baik, dan kontrol biaya berfungsi sebagai fondasi untuk 2026. Jam kerja alat meningkat, downtime berkurang, dan cycle time membaik sehingga biaya per unit turun menjadi USD1,83/BCM pada kuartal IV 2025. EBITDA total mencapai USD175 juta dengan margin 14 persen, sementara rugi bersih USD128 juta menimbang beban terkait penyisihan piutang dan penurunan nilai aset. Arus kas bebas positif USD8 juta untuk 2025 menjadi indikator fondasi likuiditas yang lebih kuat menuju tahun depan. Ini adalah edisi analisis dari Cetro Trading Insight (nama lengkapnya Cetro Trading Insight).

Di sisi keuangan, Grup mencatat arus kas operasional yang lebih sehat dan arus kas bebas positif USD8 juta untuk 2025, membalik negatif USD60 juta pada 2024. Pada kuartal IV-2025 arus kas bebas mencapai USD57 juta, menjadikannya capaian tertinggi sepanjang tahun. Dukungan pendanaan dari mitra perbankan dan pemegang obligasi menjaga likuiditas, dipadukan ekspansi profil jatuh tempo utang melalui fasilitas sindikasi USD1 miliar dan penerbitan Sukuk Ijarah sebesar Rp2 triliun. Array

Belanja modal tetap terjaga sekitar USD179 juta, seimbang antara pemeliharaan dan pertumbuhan, menjaga kestabilan operasional sambil memperkuat kapasitas produksi. update harga emas antam menjadi faktor volatilitas input dalam biaya operasional meskipun volume kontrak rise-and-fall memberikan perlindungan terhadap dinamika biaya.

Sementara itu, Grup memperluas eksposur melalui kepemilikan saham di 29Metals sebesar 22,60 persen, Atlantic Carbon Group Inc sebesar 71 persen, dan Asiamet Resources Limited sebesar 44,15 persen, memperluas portofolio non-pertambangan dan memperkuat potensi pendapatan. Array

Arah Strategi Kontrak dan Prospek 2026

Strategi kontrak jangka panjang memperkuat prospek 2026. BUMA Australia memperpanjang kontrak Blackwater Mine sekitar 740 juta Dollar Australia hingga Juni 2030, dan Goonyella Riverside hingga September 2027, serta jaringan kontrak dengan Adaro Indonesia Tutupan Selatan hingga Desember 2030. Ketiga kontrak ini memperkuat pilar pendapatan jangka panjang perusahaan. Laporan ini disajikan oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca setia.

Grup juga memegang saham di 29Metals sebesar 22,60 persen, Atlantic Carbon Group 71 persen, dan Asiamet Resources Limited 44,15 persen, memperluas eksposur terhadap tembaga, seng, emas, dan perak. Portofolio non-pertambangan ini menunjukkan kredibilitas diversifikasi dan kemampuan menahan volatilitas pasar. Array

Kepada para pemangku kepentingan, Iwan Fuad Salim Minggu menegaskan bahwa 2026 akan dilanjutkan dengan fondasi operasional yang lebih kuat, neraca yang lebih tangguh, serta fokus menjaga keunggulan operasional dan disiplin biaya. Grup menargetkan pertumbuhan baik secara organik maupun melalui peluang anorganik sambil tetap menjaga likuiditas untuk menghadapi dinamika harga. update harga emas antam

broker terbaik indonesia