Investasi lintas batas memperlihatkan arah baru bagi BUMA melalui anak usaha BUMA SG untuk memperluas jejak di pasar global. PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) melalui konsolidasinya mengerahkan pembelian saham 29Metals Limited (29Metals) di Bursa Efek Australia (ASX) secara bertahap antara 30 Januari dan 20 Maret 2026. Langkah ini digariskan sebagai bagian dari strategi ekspansi perseroan yang dikendalikan oleh DOID, dan mencerminkan upaya memperkuat posisi dalam portofolio internasional.
DOID menyampaikan melalui keterbukaan informasi BEI bahwa BUMA SG telah meningkatkan kepemilikan saham 29Metals. Detailnya, jumlah saham yang dibeli mencapai 38.917.528 lembar dengan nilai transaksi AUD 15.228.007, setara USD 10.708.003. Direktur DOID, Dian Paramita, menegaskan komitmen perusahaan terhadap transparansi pasar.
Sebelum transaksi, kepemilikan BUMA SG 19,44% (339.731.321 saham) dan BUMA Australia 0,46% (7.983.915 saham); total 19,90%. Setelah transaksi, BUMA SG meningkat menjadi 21,67% (378.648.849 saham) dan total kepemilikan grup menjadi 22,13% (386.632.764 saham). Dian menegaskan bahwa transaksi ini bukanlah transaksi afiliasi atau benturan kepentingan sesuai peraturan OJK No 42/POJK.04/2020 dan bukan transaksi material menurut POJK No 17/POJK.04/2020. Penempatan investasi atas saham 29Metals diharapkan berkontribusi positif terhadap kinerja keuangan grup.
Secara finansial, peningkatan paparan terhadap 29Metals diperkirakan memberi kontribusi positif terhadap kinerja keuangan grup meskipun tidak berdampak material pada operasional. Analisis pasar yang dilakukan banyak pihak, termasuk Cetro Trading Insight, menilai langkah ini sebagai diversifikasi portofolio dengan eksposur internasional yang relatif terkendali. Sinyal ini tidak menyiratkan rekomendasi spesifik untuk perdagangan saham DOID di bursa domestik, melainkan gambaran arah manajerial.
Mekanisme pembelian di pasar terbuka ASX menunjukkan komitmen perseroan untuk akuisisi yang tidak terkait afiliasi. Struktur transaksi dilakukan melalui anak perusahaan terkelola, tanpa perubahan struktur afiliasi yang signifikan. Hal ini juga menekankan bahwa tidak ada benturan kepentingan, mengikuti ketentuan POJK yang relevan.
Investasi di 29Metals juga memperluas peluang untuk sinergi potensial dalam rencana ekspansi grup. Walau demikian, analisa menekankan bahwa dampak jangka pendek terhadap operasi akan terbatas, tetapi kontribusi jangka menengah dapat terlihat melalui peningkatan arus kas dari portofolio logam mulia dan logam industri lain yang relevan. Cetro Trading Insight menilai dinamika portofolio secara hati-hati dalam konteks risiko pasar global.
Konteks regulasi menjadi fokus utama, di mana pihak persero menegaskan bahwa transaksi ini bukan bagian dari transaksi material maupun afiliasi, sesuai POJK No 42/POJK.04/2020. Selain itu POJK No 17/POJK.04/2020 menyatakan transaksi ini bukan transaksi material. Ketentuan ini disampaikan melalui keterbukaan BEI pada 26 Maret 2026.
Transparansi informasi menjadi bagian penting bagi keputusan investor. BEI telah menerima keterangan resmi dan rincian transaksi yang disampaikan perseroan serta dokumen pendukungnya untuk dinilai oleh pasar. Komentar dari Cetro Trading Insight menambahkan konteks analitis mengenai arah kebijakan manajemen.
Secara keseluruhan, langkah investasi di 29Metals diharapkan dapat memperkuat profil keuangan grup dan memberi peluang bagi prospek jangka menengah. Meski demikian, dampak operasional jangka pendek diasumsikan tetap terbatas, dan fokus utama tetap pada pengelolaan risiko serta nilai tambah dari portofolio investasi internasional.