DOID Lakukan Pengurangan Modal Tahap III dan MESOP melalui Penarikan Saham Treasuri

DOID Lakukan Pengurangan Modal Tahap III dan MESOP melalui Penarikan Saham Treasuri

trading sekarang

Langkah strategis DOID menandai babak baru dalam tata kelola modal perusahaan. Rencana pengurangan modal tahap ketiga digandeng dengan program MESOP untuk melibatkan karyawan pada kinerja jangka panjang. Dalam pengumuman resmi BEI, perusahaan menyatakan langkah ini bertujuan menjaga efisiensi struktur modal sambil tetap melindungi kepentingan pemegang saham.

Rencana pengurangan modal akan dilaksanakan melalui penarikan kembali saham treasuri sebanyak bagian sisa buyback sebelumnya yaitu 293.837.700 lembar. Proses ini diajukan untuk persetujuan pemegang saham pada RUPSLB yang dijadwalkan 24 Juni 2026. Jika disetujui, modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan akan berkurang menjadi 7.357.169.432 saham, setara sekitar 27,25 persen dari modal dasar.

Selain pengurangan modal, DOID menegaskan MESOP Tahap II akan dilanjutkan. Saham yang dialihkan berasal dari sisa saham treasuri maupun hasil buyback baru sehingga tidak menimbulkan dilusi bagi pemegang saham.

Mengacu pada alur MESOP, mekanisme alokasi saham untuk program tersebut tidak mengubah komposisi kepemilikan secara langsung karena sumbernya berasal dari sisa saham treasuri dan pembelian baru. Kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kepemilikan publik dan kontrol internal. Daya tarik bagi investor terletak pada potensi peningkatan kepemilikan karyawan tanpa menambah dilusi.

Dari catatan periode 2022–2025, DOID telah membeli kembali 1.981.153.800 saham treasuri. Dari jumlah itu, 970.166.100 lembar telah dialihkan untuk Pengurangan Modal Tahap 1 dan Tahap 2. Saat ini jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan tercatat 7.651.007.132 saham, sekitar 28,34 persen dari modal dasar.

Sementara itu, 717.150.000 saham treasuri juga telah dialihkan untuk MESOP Tahap 1, sehingga sisa saham treasuri perseroan tinggal 293.837.700 lembar. Dengan sisa tersebut, DOID menyatakan pengurangan modal Tahap III dapat dilakukan tanpa merusak kepentingan pemegang saham yang ada.

Analisis dampak pasar menunjukkan langkah ini berpotensi menjadi sinyal keyakinan manajemen terhadap nilai intrinsik DOID dan stabilitas struktur modal. Namun respons harga saham akan sangat bergantung pada dinamika pasar dan kejelasan jadwal implementasi. Investor perlu memerhatikan perkembangan RUPSLB serta rincian mekanisme alokasi MESOP yang direncanakan.

Jika RUPSLB 24 Juni 2026 menyetujui rencana ini, struktur kepemilikan bisa mengalami penyesuaian signifikan tanpa menambah dilusi ke pemegang saham. Hal ini bisa mendukung stabilitas operasional dan kepercayaan investor jangka panjang. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap fundamental perusahaan sebelum mengambil posisi apa pun.

Secara keseluruhan, langkah DOID menampilkan upaya menjaga kendali pemegang saham sambil meningkatkan insentif karyawan. Namun investor perlu menimbang risiko volatilitas jangka pendek dan ketidakpastian implementasi yang bisa muncul seiring dengan proses persetujuan di RUPSLB.

banner footer