
DXY turun mendekati 99.28 sebelum rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) May. Saat ini indeks berada di sekitar 99.25–99.30 dan berada di atas 20‑day EMA yang berada di sekitar 99.07, memberikan bias kenaikan jangka pendek.
Analisis teknikal menunjukkan momentum positif meskipan pelebaran RSI masih berada di wilayah menengah (mid‑50). Hal ini mengindikasikan peluang upmove yang sedang dibentuk tanpa kelebihan tekanan jual yang besar.
Rintangan terdekat berada di 99.56, yang merupakan high 4 Juni. Jika level ini tertembus secara jelas, peluang pergerakan menuju 100.00 relatif terbuka, sedangkan support terdekat berada di 99.07 dan jika tembus, dampak koreksi bisa melebar ke sekitar 98.75.
Beberapa pejabat Federal Open Market Committee (FOMC) menegaskan bahwa inflasi menjadi perhatian utama bagi kebijakan moneter. Meski data tenaga kerja dapat mempengaruhi dinamika kebijakan, fokus mereka lebih pada menahan laju inflasi agar target dapat tercapai.
Rilis NFP May diperkirakan menambah sekitar 85 ribu pekerjaan, lebih rendah dari 115 ribu pada bulan April, sementara pengangguran diperkirakan bertahan di 4.3%. Pertumbuhan upah YoY diperkirakan 3.4% dengan peningkatan bulanan sekitar 0.3%.
Kepala Fed seperti Neel Kashkari menekankan bahwa inflasi lebih penting daripada sekadar menjaga lapangan kerja, dan arah kebijakan bisa menunggu kepastian data. Sementara Jeffrey Schmid menilai inflasi sebagai risiko utama, meski ia bukan anggota voting FOMC.
Secara teknikal, DXY masih berada di bawah resistance 99.56 namun bertahan di atas support 99.07, menjaga peluang breakout ke 100.00 jika momentum terkonfirmasi. Penempatan posisi long dapat dipertimbangkan pada breakout yang menutup di atas 99.56 dengan momentum yang terlihat kuat.
Target utama pada skenario bullish berada di 100.00, dengan potensi lanjut jika momentum tetap kuat dan level resistance berikutnya mampu ditembus. Sebaliknya, jika harga gagal menembus 99.56, prospek menjadi lebih terbatas dan koreksi bisa mengarah ke 98.75.
Penyuntingan dan penerbitan artikel ini dilakukan oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca yang ingin memantau perkembangan NFP dan arahan kebijakan. Rencana trading disesuaikan dengan toleransi risiko dan prinsip manajemen modal, dengan rasio risiko/imbalan minimal 1:1.5 untuk setup long yang diusulkan.