DXY Menguat Dekat 100,00 Menjelang Data NFP AS dan Ketegangan Iran

DXY Menguat Dekat 100,00 Menjelang Data NFP AS dan Ketegangan Iran

trading sekarang

Indeks dolar AS menguat di sekitar level 100,00 pada pembukaan sesi Eropa, menandai minat investor terhadap aset aman. Menurut Cetro Trading Insight, pergerakan ini dipicu oleh risiko geopolitik di Timur Tengah dan dinamika pasar yang menimbang tindakan selanjutnya. DXY memantapkan posisinya di kisaran tersebut seiring para pelaku pasar mencerna perkembangan terbaru.

Pidato Presiden AS pada malam minggu menegaskan bahwa tujuan utama terkait Iran hampir tercapai, meski ada ancaman tindakan militer lebih lanjut. Pemerintah menunjukkan kesiapan untuk meningkatkan respons jika diperlukan, dan hal itu membuat dolar lebih menarik sebagai safe-haven bagi sebagian investor.

Di sisi lain, harga energi yang lebih tinggi menambah tekanan pada keputusan kebijakan moneter dan berkontribusi pada daya tarik dolar pada jangka pendek.

Pasar menilai peluang kenaikan suku bunga The Fed menuju akhir 2026 sekitar 52%, sebuah loncatan yang memecahkan garis 50% sebelumnya. Analisis pasar menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku pasar menilai risiko kebijakan lebih tinggi daripada sebelumnya meski volatilitas tetap tinggi.

Harga energi yang lebih tinggi membuat beberapa analis menilai Fed akan menahan perubahan kebijakan untuk sementara, meski risiko inflasi meningkat. Ketika biaya energi naik, bank sentral cenderung lebih fokus pada stabilitas harga dalam konteks jangka menengah.

Instrumen futures menunjukkan perubahan kebijakan masih sensitif terhadap data tenaga kerja dan inflasi yang akan datang, sehingga arah dolar tetap bergantung pada angka rilis terbaru.

Fokus utama pasar adalah laporan Nonfarm Payrolls untuk Maret yang dijadwalkan Jumat, yang akan menggambarkan kualitas peluang kerja dan tekanan pada upah. Para investor mencari sinyal mengenai kekuatan ekonomi AS dan kesehatan pasar tenaga kerja secara keseluruhan.

Proyeksi median NFP diperkirakan sekitar 60.000 pekerjaan, dengan tingkat pengangguran sekitar 4,4%. Angka-angka ini penting karena dapat mempengaruhi ekspektasi kebijakan Fed dan arah dolar asing terhadap mitra dagang utama.

Hasil yang lebih lemah dari perkiraan bisa menekan dolar terhadap mata uang rival, sementara data yang lebih kuat bisa menjaga dolar tetap tertekan terhadap pesaingnya. Secara umum, data ini akan menjadi penentu utama pada pergerakan DXY dalam beberapa sesi ke depan.

broker terbaik indonesia