DXY Menguat di Tengah Inflasi AS Lebih Panas, Ekspektasi Fed Hawkish Meningkat

DXY Menguat di Tengah Inflasi AS Lebih Panas, Ekspektasi Fed Hawkish Meningkat

Signal /DXYSELL
Open98.390
TP97.390
SL98.890
trading sekarang

Indeks DXY, yang mengukur nilai dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama, akhirnya menembus level tertinggi dalam lima hari karena data inflasi AS yang lebih panas dari ekspektasi meningkatkan dugaaan pasar terhadap sikap Fed yang lebih hawkish. Pada saat tulisan ini dibuat, DXY diperdagangkan sekitar 98.39, naik sekitar 0.45% dari pembukaan sesi.

Ketidakpastian seputar negosiasi damai AS-Iran dan kekhawatiran atas kesinambungan gencatan senjata turut mendukung permintaan terhadap dolar sebagai aset safe-haven. Data CPI bulan April menunjukkan lonjakan 0.6% secara bulanan, terutama didorong oleh harga energi dan gangguan pasokan di Selat Hormuz. CPI inti naik 0.4% MoM, dengan laju tahunan 2.8%, keduanya melampaui proyeksi.

Secara teknikal, pergerakan DXY menunjukkan bias bearish moderat karena harga masih berada di bawah kombinasi SMA 50, 100, dan 200 hari. Resistance berada sekitar 98.46 (SMA 100 hari), diikuti 98.53 (SMA 200 hari) dan 99.00 (SMA 50 hari), menandai area di mana peluang kenaikan kemungkinan tertahan. RSI berada sedikit di bawah garis tengah dan MACD menunjukkan posisi negatif, menandakan momentum pemulihan yang rapuh.

Data CPI bulan April menunjukkan bahwa inflasi total dan inti lebih kuat dari perkiraan, menambah kekhawatiran terhadap jalur kebijakan Federal Reserve. Angka CPI naik 0.6% MoM dan CPI inti 0.4% MoM, dengan inflasi tahunan mencapai 3.8% dan inti 2.8%, melampaui ekspektasi pasar.

Pasar menimbang ulang kemungkinan pemangkasan suku bunga di sisa tahun ini, tercermin dari pergerakan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dan perubahan proyeksi terhadap langkah Federal Reserve. Probabilitas kenaikan pada pertemuan September terlihat sekitar 20% dan turun menjadi sekitar 40% untuk Desember menurut CME FedWatch.

Selain itu, ketidakpastian seputar negosiasi AS-Iran dan keberlanjutan gencatan senjata menambah daya tarik dolar sebagai aset pelindung nilai. Pelaku pasar menantikan rilis data PPI dan Retail Sales mendatang untuk menilai arah kebijakan moneter dan potensi volatilitas di pasar valuta asing.

Analisis Teknis: Level Kunci dan Implikasi Pergerakan

Harga DXY berada sekitar 98.39, masih berada di bawah zona garis moving average utama yang menggambarkan bias turun yang tetap ada. Resistensi pertama berada di dekat 98.46 (SMA 100 hari), diikuti 98.53 (SMA 200 hari), dengan hambatan signifikan di sekitar 99.00.

Di sisi bawah, level dukungan kunci berada di sekitar 97.83, yang sebelumnya menjadi zona pembeli. Break di bawah level ini dapat memperkuat narasi bearish dan mengarahkan pergerakan menuju level penurunan berikutnya.

Secara teknikal, RSI berada di bawah garis tengah dan MACD menunjukkan posisi negatif yang kecil, menandakan momentum pemulihan yang rapuh. Berdasarkan pernyataan ini, sinyal jual bisa dipertimbangkan dengan target profit sekitar 97.39 dan stop loss sekitar 98.89 untuk menjaga rasio risiko/imbalan minimal 1:1.5.

banner footer