DXY Menjajal 102.00 Seiring Ekspektasi Fed dan Sentimen Risiko Global

DXY Menjajal 102.00 Seiring Ekspektasi Fed dan Sentimen Risiko Global

Signal /DXYBUY
Open101.000
TP102.000
SL100.600
trading sekarang

Cetro Trading Insight menyajikan analisa terkini mengenai pergerakan US Dollar Index (DXY) dan implikasinya bagi pasar valuta asing. Pada sesi Eropa awal hari Kamis, DXY turun mendekati 101.00 meski sentimen teknikal masih menunjukkan peluang upside jangka pendek. Indeks tetap berada di atas SMA 100 hari, menandakan dukungan teknikal yang relevan dalam kerangka tren saat ini.

Indeks dolar AS (DXY) turun mendekati level 101.00 pada sesi Eropa awal. Penurunan ini terjadi meski para pelaku pasar melihat peluang kenaikan seiring perubahan sentimen risiko global. Meski berada di wilayah penurunan, posisi DXY tetap di atas moving average 100 hari yang menjadi landasan tren jangka pendek.

Analisis teknikal menunjukkan tone jangka pendek tetap mildly bullish karena harga bertahan di atas SMA 100 hari. DXY juga berada di bagian atas Bollinger envelope, menandakan momentum yang terkendali namun tetap positif. RSI berada di 54.36, menunjukkan ruang kenaikan tanpa tekanan overbought.

Level kunci untuk pengelolaan risiko mencakup hambatan di 101.45 dan dukungan di 100.60. Level 100.00 menjadi acuan psikologis yang penting, sementara kerangka bawah di sekitar 99.65 bisa menjadi dasar tren jika harga turun lebih lanjut.

Didorong oleh perbaikan sentimen risiko, DXY melemah di tengah mata uang utama lainnya yang berupaya lebih kuat. Kondisi ini memicu aliran modal menuju aset berisiko dan mengurangi daya tarik dolar sebagai tempat perlindungan. Meski begitu, data geopolitik dan volatilitas tetap menjadi faktor pendukung pergerakan dolar dalam beberapa sesi ke depan.

Market pricing menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga Fed sekitar 33.7% bulan ini, dengan 76.8% untuk setidaknya kenaikan 25 basis poin pada September, menurut CME FedWatch. TD Securities menegaskan bahwa kebijakan The Fed akan menahan diri untuk memperlihatkan bukti kekuatan inflasi dan pasar tenaga kerja sebelum menaikkan suku bunga. Di saat yang sama, kemungkinan ada sinkronisasi kebijakan global, misalnya ECB, jika tekanan inflasi tetap tinggi.

Secara teknikal, RSI berada di 54.36, menempatkan momentum di zona netral-positif tanpa sinyal overbought. Outlook kebijakan tetap pada jalan hold jangka panjang sambil menantikan bukti pertumbuhan inflasi dan pasar tenaga kerja. Dengan dinamika ini, ekspektasi pergerakan dolar cenderung dibangun pada kombinasi data rilis ekonomi dan komentar bank sentral global.

banner footer