DXY Tahan Koreksi Terbatas di Sekitar 100.00 Dengan Dukungan Teknis Positif dan Risiko Geopolitik

DXY Tahan Koreksi Terbatas di Sekitar 100.00 Dengan Dukungan Teknis Positif dan Risiko Geopolitik

trading sekarang

Indeks Dolar AS (DXY) gagal melanjutkan rebound semalam dan justru bergerak turun pada sesi Asia. Pergerakan ini menahan momentum bullish yang sempat terlihat sebelumnya, mencerminkan dinamika harga yang masih searah dengan kisaran mingguan.

Saat ini, DXY terjebak dalam rentang mingguan dan diperdagangkan mendekati angka 100.00 secara psikologis, sedikit di bawah level tertinggi sejak 6 April. Hal ini menunjukkan bahwa arah pergerakan jangka pendek lebih menunggu konfirmasi break penting daripada tren baru yang kuat.

Secara teknikal, pola harga menunjukkan fase konsolidasi bullish setelah breakout melalui hambatan horizontal di 99.50. DXY tetap berada di atas EMA 200-periode di 99.01, yang menahan tren kenaikan lebih lanjut dan memberi dukungan terhadap upturn yang lebih luas. RSI berada di 62.29 dan tetap positif tanpa sinyal overbought, sedangkan MACD berada di atas garis nol sekitar 0.08, menandakan momentum upside yang konstruktif namun tidak agresif. Penembusan di atas 100.00 diperlukan untuk mengonfirmasi kelanjutan kenaikan jangka pendek.

Dari sisi fundamental, data Core US CPI yang lebih lemah meredam kekhawatiran terhadap spiraling inflasi, sehingga berpotensi menekan permintaan terhadap USD sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Pasar menilai bahwa tekanan inflasi inti mungkin melambat, yang dapat mengubah sentimen mengenai prospek kebijakan moneter.

Namun, kenaikan CPI headline ke level tertinggi tiga tahun menjaga peluang adanya kenaikan suku bunga The Federal Reserve di masa depan. Ketegasan kebijakan moneter AS ini berpotensi mempertahankan daya tarik dolar terhadap aset berisiko, terutama jika inflasi headline tetap kuat secara jangka pendek.

Di samping itu, meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran berfungsi sebagai faktor pendukung bagi safe-haven USD. Ketidakpastian geopolitik cenderung memicu permintaan terhadap dolar sebagai aset perlindungan terhadap risiko, sehingga menahan penurunan lebih lanjut meskipun ada data inflasi yang beberapa kali menenangkan.

Dalam konteks teknikal, kisaran harga sejak awal minggu bisa dipandang sebagai fase konsolidasi bullish apabila DXY berhasil menembus dan bertahan di atas level 100.00. Tanpa konfirmasi breakout tersebut, potensi koreksi relatif masih wajar sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar.

DXY tetap berada di atas EMA 200 pada 99.01, sehingga pullback yang terjadi cenderung dianggap sebagai koreksi teknikal daripada pembalikan tren yang lebih luas. Kondisi ini memberi ruang bagi peluang rebound jika momentum bullish kembali terkonfirmasi melalui level kunci tersebut.

Dengan adanya isu inflasi dan dinamika geopolitik, pelaku pasar disarankan untuk memantau rilis data ekonomi AS dan evolusi ketegangan regional. Ketidakpastian tersebut dapat mengubah arah sentimen terhadap dolar, sehingga konfirmasi teknikal serta faktor fundamental perlu dipertimbangkan secara bersamaan sebelum mengambil posisi besar.

banner footer