ECB Mulai Bersandar pada hawkish shift; EUR/USD berpotensi menuju 1.170 jika ketegangan gas mereda

ECB Mulai Bersandar pada hawkish shift; EUR/USD berpotensi menuju 1.170 jika ketegangan gas mereda

trading sekarang

Menurut analisis dari ING, nada kehati-hatian ECB menutupi potensi pergeseran kebijakan yang lebih hawkish. Pejabat bank sentral dikabarkan mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada April jika inflasi melampaui target. Momen ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap pengetatan lebih lanjut meskipun volatilitas energi tetap tinggi.

Mata uang euro berupaya menguat karena sinyal hawkish, meski dampak langsung harga energi dan dinamika geopolitik masih menjadi risiko utama. Lagarde dalam konferensi pers menekankan kekhawatiran atas risiko sisi atas inflasi, menambah nuansa kebijakan yang lebih tegas. Bloomberg kemudian melaporkan bahwa beberapa pejabat ECB sedang mempertimbangkan langkah kenaikan pada April jika inflasi tetap melonjak.

Putaran pembahasan mengenai April yang sudah diperkirakan membuat peluang kenaikan berturut-turut semakin nyata. Hal ini meningkatkan peluang upside bagi euro ketika respons terhadap harga gas dan supply shock tetap relatif stabil. Namun para ekonom juga memperingatkan bahwa kejadian perang dan pergerakan energi bisa menahan sikap hawkish, sehingga dinamika pasar tetap perlu diawasi secara cermat.

Jika deeskalasi konflik militer berlanjut dan tidak ada gangguan pasokan gas, euro berpotensi menguat terhadap dolar dan berpotensi menembus level 1.170 dalam skenario yang lebih optimis. Pasar telah memasukkan peluang pengetatan lebih awal ke dalam harga, sehingga momentum upside bisa bertambah jika sentimen stabil. Menurut laporan dari Cetro Trading Insight, kebijakan ECB yang lebih agresif berpotensi mendorong EURUSD ke arah tersebut.

Secara teknikal maupun fundamental, proyeksi euro tetap bergantung pada dinamika energi dan geopolitik. Sinyal hawkish ECB dapat memperpanjang siklus kenaikan untuk EURUSD, meskipun level gas dan harga minyak tetap menjadi faktor penentu. Investor disarankan memantau pernyataan pejabat ECB dan perkembangan energi karena itu akan menentukan arah jangka pendek.

Namun risiko utama tetap ada, termasuk tekanan geopolitik dan kejutan buruk pada pasokan gas yang bisa meredam reli euro. Risiko kontra-sentimen bisa muncul jika data inflasi menunjukkan kejutan ke bawah atau ada tekanan fiskal yang menekan suku bunga. Karena itu, pelaku pasar perlu menjaga rencana manajemen risiko dan mengikuti sinyal bank sentral secara berkala.

broker terbaik indonesia