ELSA Raih ATH Rp770, Cetro Trading Insight Analisa Peluang Saham Elnusa Tbk (ELSA) di 2026

ELSA Raih ATH Rp770, Cetro Trading Insight Analisa Peluang Saham Elnusa Tbk (ELSA) di 2026

Signal E/LSABUY
Open720.000
TP770.000
SL700.000
trading sekarang

Saham PT Elnusa Tbk (ELSA) menembus level tertinggi sepanjang sejarah dengan harga Rp770 pada perdagangan 4 Februari 2026. Ini menjadi momen penting bagi investor karena melukiskan perjalanan perusahaan sejak listing pada Februari 2008. Minat investor terhadap emiten jasa energi dengan fondasi fundamental kuat menjadi dorongan utama di tengah dinamika sektor migas nasional.

Sejak IPO, harga saham pernah berada di level terendah Rp276 pada akhir 2021 sebelum akhirnya rebound. Lonjakan harga di 2026 menunjukkan perbaikan nilai perusahaan seiring peningkatan kualitas eksekusi proyek dan disiplin operasional. Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap potensi Elnusa sebagai mitra energi nasional.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menyatakan bahwa pergerakan tersebut sejalan dengan meningkatnya minat investor terhadap emiten jasa energi yang memiliki fundamental kuat, portofolio bisnis terdiversifikasi, serta eksposur strategis terhadap ketahanan energi nasional. Ia menekankan bahwa tren positif ini didorong oleh peningkatan kualitas eksekusi proyek, disiplin operasional, dan pengelolaan risiko yang berkelanjutan sepanjang 2025. Secara keseluruhan, dinamika ini menandai dimulainya bab baru bagi Elnusa di pasar modal.

Di segmen jasa hulu migas terintegrasi, Elnusa berhasil menyelesaikan sejumlah proyek seismik strategis di wilayah kerja utama. Upaya ini memperkuat kapabilitas teknis dan menambah data geologi berkualitas untuk klien. Hasilnya, perusahaan memperluas portofolio layanan sambil menjaga standar keselamatan kerja.

Di lini Oil Field Services, Elnusa menuntaskan lima sumur HWU-150K di wilayah kerja Pertamina EP Cepu dengan penerapan standar HSSE secara penuh dan tanpa insiden keselamatan. Pencapaian ini mencerminkan disiplin operasional serta fokus pada safety culture. Keberhasilan tersebut juga memperkuat hubungan kemitraan dengan kelompok energi nasional.

Di sektor EPCOM, perseroan menyelesaikan EPC Booster Pump lebih cepat dari jadwal serta mengamankan kontrak baru di lingkungan Pertamina Group. Eksekusi proyek yang andal meningkatkan kepercayaan pelanggan dan memperluas pangsa pasar perusahaan. Sisi distribusi dan logistik melalui Elnusa Petrofin mencatat pertumbuhan volume penyaluran bahan bakar sebesar 29 persen serta perolehan 42 proyek baru sepanjang 2025.

Hingga Senin (9/2/2026), saham Elnusa menguat 2,13 persen menjadi Rp720 setelah bergerak volatil sepanjang pekan lalu. Pergerakan ini menunjukkan dinamika permintaan yang relatif kuat di sektor energi dan pasar saham lokal. Analisis awal pasar menunjukkan peluang bagi ELSA untuk lanjutkan tren positif jika fundamental tetap terjaga.

Secara mingguan, ELSA menguat 6,67 persen, dan dalam sebulan lonjakannya mencapai 37,14 persen. Peningkatan ini didorong oleh peningkatan kualitas eksekusi proyek, divestasi risiko yang lebih baik, serta eksposur terhadap ketahanan energi nasional. Dengan momentum tersebut, beberapa investor melihat Elnusa sebagai pilihan exposure energi yang lebih stabil.

Analisis sinyal trading yang dirangkum oleh Cetro Trading Insight menunjukkan rekomendasi Buy, dengan open 720, tp 770, dan sl 700. Rasio risiko-imbalan di atas 1:1,5 sejalan dengan momentum ATH dan perbaikan fundamental perusahaan. Investor disarankan memantau pergerakan harga menuju level resistance historis di sekitar Rp770.

broker terbaik indonesia