Emas Menguat Menuju Rekor Tertinggi Didorong Geopolitik dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS

Signal XAU/USDBUY
Open4555
TP4655
SL4500

Harga emas bergerak agresif pada awal sesi Asia, mendekati rekor tertinggi sekitar $4.555 per ounce. Aksi pembelian didorong oleh berlanjutnya permintaan safe-haven di tengah ketegangan geopolitik yang masih tinggi. Investor mengalihkan fokus dari aset berisiko menuju logam mulia sebagai perlindungan nilai terhadap risiko global.

Ketegangan antara negara-negara besar memicu spekulasi terkait langkah militer dan kebijakan internasional. Laporan media menyebutkan bahwa pejabat AS mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran sebagai respons terhadap protes mematikan, menambah volatilitas di pasar komoditas dan mata uang. Kondisi ini menambah ketidakpastian bagi investor yang menilai arah jangka pendek di pasar keuangan.

Selain itu, kekhawatiran mengenai eskalasi risiko geopolitik menambah daya tarik emas sebagai aset safe-haven. Permintaan terhadap emas meningkat ketika para pelaku pasar mencari perlindungan terhadap potensi gejolak global dan fluktuasi volatilitas aset berisiko. Secara keseluruhan, faktor-faktor ini memperkuat tren kenaikan harga emas meski ada fluktuasi teknikal di sesi-sesi berikutnya.

Dinamika Ekonomi AS dan Prospek Suku Bunga

Laporan pekerjaan AS untuk Desember menunjukkan penambahan 50.000 lapangan kerja, di bawah estimasi konsensus sekitar 60.000. Pembacaan pekerjaan yang lebih lemah dari ekspektasi menambah tekanan pada optimisme pemulihan tenaga kerja. Pasar juga mencermati bahwa rilis data inflasi akan mempengaruhi ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve.

Tingkat pengangguran turun menjadi 4,4% dari 4,6%, menunjukkan beberapa perbaikan dalam pasar tenaga kerja meski laju pertumbuhan pekerjaan melambat. Perbedaan antara pertumbuhan pekerjaan dan target inflasi memihak pada skenario penurunan suku bunga untuk mendukung aktivitas ekonomi. Secara keseluruhan, dinamika ini memperkuat argumen bagi investor yang memanfaatkan emas sebagai lindung nilai terhadap risiko kebijakan moneter.

Investors menilai prospek pemangkasan suku bunga The Fed, karena data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan. Dengan prospek suku bunga yang lebih rendah, biaya peluang memegang emas sebagai aset tanpa imbal hasil menurun. Kondisi ini mendukung dorongan harga emas dalam jangka pendek hingga menengah.

Strategi Perdagangan dan Skenario Harga

Analisis teknikal menunjukkan momentum bullish pada harga emas meski volatilitas tetap tinggi. Level $4.555 per ounce menjadi pivot kunci yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya tergantung pada rilis data inflasi dan evolving geopolitik. Pasar menunjukkan kesiapan untuk melanjutkan tren kenaikan jika tekanan geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter tetap mendukung.

Untuk rencana perdagangan, level masuk di sekitar $4.555 menjadi sinyal longs. Stop loss ditetapkan di $4.500 untuk menahan kejutan pasar yang lebih rendah. Target harga ditetapkan di $4.655 untuk memenuhi rasio risiko-imbalan yang diharapkan.

Dengan open $4.555 dan SL $4.500, TP $4.655 menghasilkan risiko 55 poin dan potensi keuntungan 100 poin. Kondisi ini sesuai dengan prinsip manajemen risiko yang ketat dan profil pasar safe-haven saat ini. Investor disarankan memantau rilis data inflasi AS dan dinamika geopolitik yang bisa merubah arah harga secara cepat.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image