WTI Menguat Dekat $59,20 Didukung Ketegangan Iran dan Laporan API

Harga minyak mentah WTI menguat dan diperdagangkan mendekati $59,20 pada pembukaan sesi Asia hari Senin. Pergerakan ini menandai kelanjutan rally yang dipicu kekhawatiran bahwa gangguan politik di Iran bisa menekan suplai yang berasal dari produsen OPEC. Pada saat yang sama, berita bahwa AS berupaya mengalirkan jutaan barel minyak Venezuela ke pasar global menambah dinamika pada pasar.

Ketegangan di Iran meningkatkan risiko gangguan pasokan global, sehingga para pelaku pasar terus menimbang dampak geopolitik terhadap harga. Analis menilai bahwa faktor fundamental yang kuat mendukung pergerakan harga, meski adanya potensi pembatasan dari dinamika politik. Pelaku pasar juga mengamati respons OPEC terhadap gangguan produksi sebagai kunci arah harga dalam beberapa pekan ke depan.

Para trader menantikan rilis laporan stok minyak mentah API yang dijadwalkan keluar pada hari Selasa. Laporan tersebut diperkirakan dapat menggerakkan harga tergantung apakah persediaan turun atau naik. Skenario penurunan stok lebih mungkin memperkuat tren kenaikan, sedangkan peningkatan stok bisa menekan harga minyak.

Dinamika Permintaan, Pasokan dan Rantai Geopolitik

Meskipun ada dorongan naik karena ketegangan, langkah AS untuk menarik minyak Venezuela kembali ke pasar bisa membatasi kenaikan harga minyak mentah. Rencana tersebut mencerminkan dinamika pasokan global yang dapat mengimbang permintaan yang meningkat. Sebagai tambahan, komentar bahwa beberapa pihak menilai risiko geopolitik di Iran menciptakan volatilitas jangka pendek pada pasar minyak.

Laporan API yang akan dirilis berpotensi mengubah ekspektasi pasar mengenai permintaan global. Penurunan persediaan minyak mentah yang lebih rendah dari perkiraan akan menandakan permintaan lebih kuat dan bisa mendorong harga lebih tinggi, sedangkan angka lebih tinggi dari ekspektasi menandakan pasokan berlebih. Para analis menilai data ini sebagai sinyal utama ke arah pergerakan harga jangka pendek.

Secara keseluruhan, pasar minyak tampaknya mengarahkan fokus pada kombinasi gejolak Iran dan fundamental yang mendasari pasar. Ketidakpastian geopolitik tetap menjadi faktor utama yang dapat menopang pergerakan WTI dalam beberapa hari mendatang. Namun, adanya potensi aksi pasokan dari Venezuela menambah kompleksitas dan menahan lonjakan terlalu cepat.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image