GBP/USD Rebound Dekat SMA 200 Hari di Tengah Ketidakpastian Fed dan Data AS

Signal GBP/USDBUY
Open1.3435
TP1.355
SL1.336

Analisis Teknis GBPUSD

GBPUSD menunjukkan momentum positif di awal pekan, bertengger mendekati SMA 200-hari yang sering berfungsi sebagai batas teknikal utama. Pergerakan ini menandakan area penting yang bisa menjadi penopang bagi aksi beli jika harga mampu bertahan di atasnya. Pada perdagangan sesi Asia, pasangan ini tepat berada di sekitar 1.3435 dan menguat sekitar 0.20% dari penutupan kemarin.

Meskipun arus pelarian ke aset aman dan berkurangnya ekspektasi pelonggaran cepat dari The Fed bias membuat dolar melemah secara umum, faktor independensi bank sentral AS tetap memberikan tekanan pada USD. Ketika Ketua Powell menyinggung potensi dakwaan kriminal terkait kebijakan moneter, sentimen terhadap dolar menjadi lebih beragam di pasar. Kondisi ini memberi ruang bagi GBP/USD untuk mencoba pergerakan lebih lanjut ke atas.

Indeks dolar AS (DXY) diperkirakan melanjutkan penurunan setelah tingkat tertinggi bulanan terakhir sebelum laporan NFP. Laporan NFP Desember menunjukkan penambahan pekerjaan sebesar 50 ribu, lebih rendah dari perkiraan, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%. Meski data itu menahan potensi kenaikan dolar, investor tetap menilai bahwa arah kebijakan bisa tetap tidak berubah pada kuartal berikutnya.

Faktor Fundamental dan Risiko

Kekhawatiran atas kemerdekaan Federal Reserve menjadi faktor utama yang menahan dolar. Dalam pernyataannya, Powell menegaskan bahwa tindakan hukum dapat terjadi jika diperlukan, menegaskan fokus pada kepentingan publik ketimbang preferensi politik. Ketidakpastian seperti itu membuat investor berhati-hati terhadap langkah agresif di sisi USD, memberi GBPUSD peluang untuk melanjutkan rebound.

Data NFP Desember yang jauh dari ekspektasi memperlihatkan dinamika tenaga kerja yang tidak terlalu kuat, meskipun tingkat pengangguran turun. Kondisi itu menambah keraguan atas percepatan kenaikan suku bunga secara agresif di bulan-bulan mendatang. Sementara itu, rilis inflasi konsumen dan biaya produksi pekan ini bisa memicu respons pasar yang lebih besar terhadap dolar.

Risiko utama datang dari kebijakan BoE yang diperkirakan masih mengarah ke dua potongan suku bunga pada 2026. Pasar menunggu laporan Produk Domestik Bruto Inggris untuk memberi gambaran apakah tren pemulihan ekonomi tetap terjaga. Hasilnya bisa membangun fondasi bagi GBP/USD untuk gelombang perdagangan akhir pekan dengan arah yang lebih jelas.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image