
Emas bergerak turun seiring lonjakan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi, menandakan pasar menilai Fed tidak akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Data ekonomi terbaru menunjukkan permintaan barang tahan lama yang kuat, memperkuat argumen untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Pasar global kini menunggu konferensi pers Ketua Fed, Jerome Powell, untuk arahan kebijakan selanjutnya.
Di sisi energi, minyak mentah diperdagangkan di atas USD 100 per barel, sementara Dolar AS menguat dan mendekati level tertinggi beberapa hari. Kaian imbal hasil 10-tahun naik sekitar 5 basis poin menjadi 4,40%, meningkatkan biaya peluang memegang emas. Kondisi ini menjaga tekanan pada logam mulia sambil pasar menilai arah kebijakan Fed.
Data pesanan barang tahan lama inti naik 3,3% pada bulan tersebut, jauh melampaui ekspektasi dan menunjukkan perusahaan tetap meningkatkan belanja modal untuk meningkatkan margin, termasuk investasi di bidang AI. Peningkatan tersebut menambah dukungan terhadap persepsi bahwa permintaan domestik masih kuat meskipun risiko kebijakan moneter yang lebih ketat. Menurut Cetro Trading Insight, prospek pemangkasan suku bunga pada 2026 tampaknya menipis, dan fokus investor beralih pada arahan kebijakan Fed.
Secara teknikal, pandangan terhadap XAUUSD saat ini cenderung netral hingga bearish, dengan harga berada di sekitar 4.510–4.541 dolar AS per ounce setelah sempat menyentuh 4.610. Pergerakan ini mencerminkan dominasi tekanan jual di pasar dan keterbatasan momentum kenaikan jangka pendek. Investor juga mencermati sinyal dari RSI dan pola harga untuk mengantisipasi pergerakan berikutnya.
Momentum teknikal melemah karena RSI berada di wilayah oversold, menandakan potensi rebound jangka pendek masih terbatas meski tekanan jual berlanjut. Momen harga saat ini membuat peluang pembalikan bergantung pada data ekonomi dan komentar bank sentral. Level kunci sekitar 4.510 menjadi fokus para trader untuk arah jangka pendek dan kemungkinan retracement.
Jika harga menembus resistance di sekitar 4.610, volatilitas bisa meningkat dan peluang teknikal untuk jual bisa berlanjut. Namun faktor fundamental seperti kebijakan Fed dan dinamika energi bisa mengubah arah dengan cepat. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar terkini.