EUR/GBP Menguat Didukung Rebound EUR Serta Risiko Politik Inggris Menekan GBP

EUR/GBP Menguat Didukung Rebound EUR Serta Risiko Politik Inggris Menekan GBP

Signal EUR/GBPBUY
Open0.872
TP0.878
SL0.868
trading sekarang

EUR/GBP menunjukkan tren positif pada perdagangan Selasa, terbantu rebound ringan euro terhadap pound. Pergerakan pasangan mata uang ini berada di sekitar 0.8715 pada saat penulisan, dengan kenaikan sekitar 0.15 persen sepanjang hari. Sentimen pasar mengikuti dinamika euro meski momentum euro dibatasi oleh sinyal kebijakan dari bank sentral.

Cross ini mendapat dukungan moderat dari euro, namun potensi pergerakannya tidak lepas dari sikap kebijakan ECB yang membatasi upside. Analisis menunjukkan bahwa aktivitas volatilitas menurun seiring pasar menantikan konfirmasi kebijakan lebih lanjut. Perhatian utama pelaku pasar kini tertuju pada arah kebijakan suku bunga dan prospeknya dalam beberapa kuartal ke depan.

Di wilayah eurozone sendiri, euro menghadapi tantangan untuk memicu katalis baru setelah pernyataan terakhir Presiden ECB Christine Lagarde. Lagarde menegaskan keyakinan bahwa inflasi akan kembali ke target 2 persen secara berkelanjutan dalam menengah, sejalan dengan komunikasi kebijakan akhir pekan lalu. Implikasi utama adalah ekspektasi suku bunga yang relatif stabil, sehingga ruang untuk dukungan tambahan terhadap euro tetap terbatas.

Para pejabat ECB mengonfirmasi bahwa skema kestabilan moneter tetap menjadi pedoman, sehingga potensi kenaikan EUR cenderung terbatas dalam jangka pendek. Meskipun ada nada positif terkait inflasi, pasar menilai kebijakan suku bunga akan berjalan dalam kanal yang sudah ditetapkan. Hasilnya, pergerakan euro tampak sejalan dengan sikap kehati-hatian bank sentral.

Lagarde menegaskan inflasi akan kembali ke target 2 persen secara berkelanjutan, sebuah tanda bahwa jalur kebijakan mungkin berada pada arah yang sama selama beberapa waktu. Komentar tersebut selaras dengan pesan kebijakan minggu lalu dan memperkuat pandangan bahwa kebijakan suku bunga bisa bertahan di level yang sama. Dengan demikian, stimulus tambahan bagi euro tetap terbatas di masa dekat.

Wakil Presiden ECB Luis de Guindos menilai bahwa suku bunga saat ini masih tepat dan menekankan perlunya kebijakan tetap terbuka terhadap perubahan di masa mendatang. Ia menambahkan bahwa kenaikan euro akhir-akhir tidak bersifat dramatik dan bahwa tren inflasi secara umum selaras dengan proyeksi bank sentral. Narasi ini memotong spekulasi mengenai perubahan kebijakan yang akan menggiring EUR/GBP secara tajam.

Di sisi Inggris, tekanan politik meningkat seiring meningkatnya seruan untuk mundur Perdana Menteri Keir Starmer terkait penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk AS. Meski demikian, Starmer menyatakan tidak akan mundur dan mendapat dukungan dari beberapa anggota Kabinet. Ketidakpastian ini menggugah kekhawatiran bahwa disiplin fiskal bisa melemah dan pembiayaan publik meningkat di masa depan.

Investor kini menantikan rilisan data makro utama seperti Produk Domestik Bruto, Produksi Industri, dan Produksi Manufaktur yang dijadwalkan rilis pada Kamis. Data tersebut dapat memicu pergeseran pada ekspektasi GBP dan secara tidak langsung mempengaruhi EUR/GBP. Ketidakpastian politik menambah volatilitas, sehingga risk management menjadi penting bagi trader.

Secara keseluruhan, pola saat ini mendukung pandangan bahwa EUR/GBP bisa bergerak lebih tinggi jika faktor fundamental tetap mendominasi dan risiko pada pound terus meningkat. Namun pergerakan tergantung pada data ekonomi dan dinamika politik yang akan memandu arah pasangan ini dalam beberapa hari ke depan. Menurut Cetro Trading Insight, potensi upside EUR/GBP terlihat sejalan dengan asumsi stabilitas kebijakan, dengan manajemen risiko yang cermat.

broker terbaik indonesia