EUR/GBP diperdagangkan dalam kisaran sempit pada Jumat, berfluktuasi antara kenaikan kecil dan penurunan kecil. Pasar tampak merespons data terakhir secara terbatas karena investor cenderung menunggu arah dari perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter yang akan datang.
Kisaran sekitar 0.8671 membuat pasangan ini relatif flat sepanjang hari dan menambah peluang penurunan mingguan ketiga secara berturut-turut. Pergerakan terbatas ini mengindikasikan keseimbangan antara dinamika ekonomi domestik Inggris dan sentimen global.
Ketidakpastian geopolitik tetap menjadi risiko utama bagi kedua mata uang. Investor menantikan arah kebijakan pascapertemuan ECB dan BoE, dengan pandangan pasar yang cenderung menunggu lebih banyak petunjuk tentang jalur suku bunga.
Data ritel Inggris menunjukkan permintaan konsumen tetap kuat, menambah dukungan pada GBP meski euro masih tertekan oleh data Jerman.
Laporan Retail Sales untuk Maret mengungkap kenaikan 0,7% secara bulanan, mengalahkan perkiraan 0,2%, dan membalikkan penurunan 0,6% bulan sebelumnya.
Sementara itu, IFO Business Climate Index Jerman untuk April turun menjadi 84,4 dari 86,3, meleset dari ekspektasi 85,5. Current Assessment turun menjadi 85,4 dari 86,7, dan Ekspektasi turun menjadi 83,3 dari 85,9.
Secara umum fokus bergerak ke pertemuan kebijakan BoE dan ECB minggu depan, yang diperkirakan akan menahan suku bunga pada level sekarang. Namun fokus utama adalah panduan kebijakan ke depan yang bisa memengaruhi jalur suku bunga dan dinamika EUR/GBP.
Pelaku pasar menilai bagaimana otoritas moneter menilai dampak harga energi yang tinggi terhadap inflasi dan pertumbuhan. Sinyal terkait jalur kebijakan dapat menjadi kunci bagi arah pasangan mata uang ini.
Kedua bank sentral juga dihadapkan pada ketidakpastian geopolitik dan risiko pasokan energi, yang dapat menambah volatilitas meskipun konsensus saat ini adalah penundaan perubahan suku bunga.