EUR/JPY Breaks Below 100-Day SMA: Bias Bearish Menguat dan Level Kunci Menanti

EUR/JPY Breaks Below 100-Day SMA: Bias Bearish Menguat dan Level Kunci Menanti

Signal EUR/JPYSELL
Open183.700
TP180.810
SL184.600
trading sekarang

EUR/JPY menunjukkan tekanan turun setelah menembus Moving Average 100 hari. Indikator RSI bergerak lebih rendah, menandakan dominasi seller di pasar jangka pendek. Perubahan bias teknikal ini mengindikasikan risiko penurunan berlanjut bagi pasangan mata uang ini.

Harga bergerak dari sekitar level tertinggi mingguan di sekitar 185.32 mendekati area 184.60, yang merupakan nilai 100 hari moving average, sebelum melewati level 184.00 ke bawah. Penembusan di bawah 184.00 meningkatkan tekanan jual dan memperlebar jarak dari moving average jangka menengah. Para trader mengawasi area 183.00 sebagai level support kunci yang bisa menjadi batas penahanan penurunan.

Menurut Cetro Trading Insight, sentimen pasar juga dipicu spekulasi bahwa otoritas Jepang mungkin melakukan intervensi di pasar valuta asing. Di samping itu, inflasi produsen Jepang melampaui ekspektasi dengan angka di atas 3%, menambah kekhawatiran atas kebijakan moneter. Kondisi teknikal saat ini menunjukkan momentum bearish yang bisa berlanjut jika tekanan jual tetap kuat.

Jika EUR/JPY menembus dibawah 183.00, fokus trader beralih ke 200-day SMA di sekitar 182.36 sebagai level penentu berikutnya. Level tersebut menjadi zona kritis yang bisa memperlambat koreksi atau bahkan menambah tekanan bearish jika ditembus. Narasi teknikal menyarankan memperhatikan reaksi harga pada area ini untuk mengantisipasi pergerakan selanjutnya.

Momentum saat ini memerlihatkan RSI telah mengurangi kedalaman kenaikannya dan menandakan sinyal jual yang lebih kuat daripada pembeli. Kondisi ini memperkuat peluang penurunan menuju 180.81, yang merupakan low terakhir dalam siklus minggu ini. Namun, jika harga berhasil rebound di atas 184.60, skenario bearish bisa dilemahkan dan bias bisa berubah sedikit.

Rencana trading yang disarankan mencakup open di sekitar 183.70 dengan target profit di 180.81 dan stop loss di 184.60. Rasio risiko-imbalan dalam skenario ini berada di atas 1:3, sehingga memberikan peluang keuntungan yang signifikan bila tren penurunan berlanjut. Sambil memantau rilis data ekonomi, para investor disarankan untuk menghindari eksposur berlebih dan mengikuti manajemen risiko secara disiplin.

banner footer