
Pada pembukaan analisis ini, Lagarde menyoroti bahwa risiko inflasi tampak lebih tinggi sementara pertumbuhan melambat, sehingga kebijakan moneter tetap dihadapkan pada dinamika data. Cetro Trading Insight menilai sinyal ini memperkuat arah euro dalam konteks pergerakan global, meskipun institusi kebijakan tidak memberikan janji terkait jalur suku bunga. Ketidakpastian ini membuat pasar tetap waspada terhadap eksekusi kebijakan di masa depan.
Secara kebijakan, nada hawkish ECB terlihat meskipun belum ada komitmen eksplisit mengenai jalur kenaikan suku bunga. Bank sentral diperkirakan tetap mempertimbangkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke target 2% dalam jangka menengah. Perkembangan ini menjadi pendorong utama bagi pasangan EURJPY untuk tetap berada dalam wilayah tekanan positif.
Para pelaku pasar menimbang data ekonomi yang akan datang sebagai pemicu utama pergerakan selanjutnya. Fokus utama meliputi inflasi Jepang, PMI Jibun, dan PMI Zona Euro, yang berpotensi mengubah dinamika sentimen terhadap pasangan mata uang ini. Secara keseluruhan, sinyal pasar mengarah pada potensi kelanjutan tren jika data mendukung daya dorong euro.
Yen menunjukkan pelemahan yang lebih terbatas terhadap euro, meskipun kekhawatiran akan intervensi Bank of Japan (BoJ) tetap ada di kalangan investor. Ketenangan relatif ini mencerminkan sikap hati-hati pasar tentang kemungkinan tindak lanjut dari BoJ bila diperlukan untuk menjaga stabilitas mata uang lokal.
Investasi menanti data CPI Jepang dan Jibun PMIs untuk menilai tekanan harga domestik dan aktivitas manufaktur. Perkembangan ini akan menjadi sinyal penting bagi ekspektasi kebijakan BoJ dan bagaimana hal itu bisa mempengaruhi arah EUR/JPY dalam waktu dekat.
Secara umum, dinamika antara kebijakan moneter Bank Eropa dan potensi intervensi BoJ menciptakan banyak ketidakpastian jangka pendek pada pasangan EURJPY. Meskipun prospek teknis menunjukkan dinamika bullish, para pelaku pasar tetap menjaga posisi sambil menuntut konfirmasi lewat aksi harga yang lebih solid.
Analisis teknis menunjukkan bahwa momentum berada di sisi kenaikan, dengan indikator RSI yang cenderung menanjak. Struktur pasar beralih dari keadaan sideways menjadi tren naik yang membawa harga perlahan-lahan bergerak lebih tinggi dari basisnya.
Untuk kelanjutan tren bullish, EUR/JPY perlu menembus level resistance utama di 187.56 (tinggi 30 April) dan kemudian mengarah ke 187.95 sebagai langkah konfirmasi. Di atas itu, level psikologis 188.00 dan 190.00 menjadi target yang potensial bagi para trader yang optimis terhadap akselerasi kenaikan.
Di sisi bawah, potensi penarikan akan muncul jika struktur pasar tergugah kembali. Titik LOD hari ini di 186.05 menjadi level awal yang perlu ditembus untuk menimbang penataan ulang, diikuti confluence antara SMA 50 dan SMA 100 di kisaran 185.16/185.02, sebelum mencapai SMA 200 pada 183.44 sebagai batas penurunan utama.