EUR/USD melemah mendekati 1.1775 didorong hawkish Fed dan ketidakpastian tarif AS

EUR/USD melemah mendekati 1.1775 didorong hawkish Fed dan ketidakpastian tarif AS

Signal EUR/USDSELL
Open1.178
TP1.165
SL1.185
trading sekarang

EUR/USD melemah menuju sekitar 1.1775 pada awal sesi Asia, mencerminkan permintaan terhadap dolar yang menguat. Pelaku pasar menimbang arah kebijakan fiskal AS menjelang pidato State of the Union. Pergerakan ini menambah tekanan pada euro setelah minggu ini dipenuhi oleh berita kebijakan global.

Pakar pasar mencatat bahwa momentum dolar mendapat dorongan dari sinyal kebijakan yang hawkish di Federal Reserve. Para analis menilai bahwa langkah-langkah suku bunga yang lebih agresif dapat membatasi ruang bagi pelemahan EUR. Selain itu, komentar pejabat Fed regional menambah keyakinan bahwa jalur kebijakan masih berada pada jalur yang ketat.

Ketidakpastian kebijakan perdagangan AS memperparah dinamika pasar. Keputusan pengadilan tertinggi terkait tarif "Liberation Day" memicu respons kebijakan yang berubah-ubah. Di sisi lain, Bank Sentral Eropa menegaskan perlunya tetap lincah dalam penetapan kebijakan, dengan Lagarde menekankan penilaian kebijakan yang dilakukan secara meeting-by-meeting untuk menjaga keseimbangan risiko.

Rapuhnya prospek ekonomi AS dan pernyataan hawkish pejabat The Fed menjaga dolar tetap kuat terhadap sebagian besar mata uang utama. Ketegasan tentang suku bunga tinggi untuk periode lebih lama memberi isyarat bahwa ruang bagi pelonggaran bisa terbatas. Kondisi ini menambah tekanan bagi EUR untuk mempertahankan posisinya melawan USD dalam beberapa hari ke depan.

Di Eropa, Presiden ECB Christine Lagarde menekankan perlunya kebijakan yang lincah dan evaluasi kebijakan secara meeting-by-meeting. Hal ini menunjukkan kesiapan bank sentral untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan dan inflasi. Pasar menilai bahwa keputusan suku bunga akan bergeser secara bertahap, tergantung pada perkembangan data ekonomi.

Ketidakpastian terkait perdagangan global juga meningkat seiring prospek tarif AS yang terus berubah. Rencana tarif baru menambah volatilitas dan menantang upaya pasar untuk menilai risiko. Investor menimbang dampak potensial pada arus modal dan volatilitas pasangan mata uang utama.

Bagi trader, level 1.1775 menjadi acuan utama untuk penempatan posisi jangka pendek. Analisa teknikal menunjukkan bahwa pergerakan di sekitar level tersebut bisa memberi konfirmasi arah jika didukung oleh berita ekonomi. Namun, volatilitas tetap tinggi karena faktor kebijakan dan perdagangan global masih menyiratkan risiko.

Manajemen risiko menjadi kunci, dengan menekankan pentingnya rasio risiko/imbalan minimal 1:1.5 dan ukuran posisi yang proporsional dengan modal. Trader disarankan untuk menggunakan stop loss yang rasional dan target profit yang realistis berdasarkan kerangka fundamental. Diversifikasi strategi dapat membantu mengurangi eksposur terhadap kejutan pasar.

Jika skenario jual terkonfirmasi, jalur manajemen risiko yang disarankan adalah membuka posisi pada 1.1775 dengan target profit sekitar 1.1650 dan stop loss di 1.1850. Rasio potensi keuntungan terhadap risiko sekitar 1.67:1 memenuhi standar minimal 1:1.5. Untuk eksekusi nyata, disarankan menguji rencana ini pada akun demo terlebih dahulu dan menyesuaikannya dengan likuiditas pasar saat itu.

broker terbaik indonesia