EUR/USD Menguat Dekat 1.1710 Didukung Risiko Sentimen dan Ekspektasi ECB

EUR/USD Menguat Dekat 1.1710 Didukung Risiko Sentimen dan Ekspektasi ECB

trading sekarang

EUR/USD menguat mendekati level 1.1710 pada awal sesi Asia hari Kamis, menandai kelanjutan rebound setelah volatilitas sebelumnya. Gerak harga ini mencerminkan minat terhadap aset berisiko seiring meredanya kekhawatiran terhadap konflik besar. Menurut Cetro Trading Insight, para pelaku pasar menantikan pembacaan PMI awal S&P Global sebagai panduan bagi arah ekonomi.

Selain faktor teknikal, berita tentang negosiasi Iran yang belum memiliki jadwal pasti memperkecil risiko gangguan pasokan energi. Momentum perdagangan tetap terseret oleh dinamika pasar yang sensitif terhadap berita geopolitik. Secara umum, investor menimbang peluang pemulihan ekonomi meski ketegangan regional masih membayangi.

Harga di sekitar 1.17 mencerminkan kebijakan moneter yang tetap memerlukan penyesuaian di masa depan. Ketahanan EUR terhadap USD didorong oleh ekspektasi bahwa langkah langkah kebijakan bisa berubah menakar tekanan inflasi. Namun demikian, pedagang tetap waspada terhadap volatilitas jika berita geopolitik berlanjut.

Katalis geopolitik tetap menjadi faktor kunci meskipun ada perpanjangan gencatan senjata Iran. Laporan Bloomberg menunjukkan AS memperpanjang jeda tanpa konflik atas permintaan Pakistan sambil menunggu proposal terarah dari Iran. Pembaruan ini menahan risiko lonjakan harga energi dan mendukung sentimen risiko yang menguntungkan EUR terhadap USD.

Tegangan di Selat Hormuz mengingatkan bahwa jalur perdagangan tetap rapuh, menjaga volatilitas minyak dan aliran modal. Pernyataan Iran menilai pembukaan jalur perdagangan sebagai tantangan karena adanya kebijakan yang berbeda. Pasar tetap memantau perkembangan geopolitik untuk melihat bagaimana hal-hal ini membentuk arus modal dan volatilitas harga aset berisiko.

Dialog antara pemimpin negara dan negosiasi yang berkelanjutan meningkatkan ketidakpastian jangka pendek, sehingga EURUSD bisa bergerak sideways jika data ekonomi tidak memberikan sinyal jelas. Investor cenderung menimbang risiko versus peluang, lebih fokus pada rilis PMI dan pernyataan kebijakan moneter. Secara umum, dinamika geopolitik menambah layer analisis dalam perjalanan pasangan mata uang utama.

Prospek kebijakan ECB dan jalur suku bunga

Kebijakan moneter ECB tetap konservatif dengan kemungkinan hold sementara menunggu konfirmasi data inflasi dan pertumbuhan. Gubernur Martins Kazaks mengatakan bank sentral memiliki luxury untuk menunggu kenaikan suku bunga, memberikan isyarat kehati-hatian. Pasar memperkirakan rapat kebijakan April cenderung menahan suku bunga, meski fokus beralih ke potensi kenaikan di Juni atau September.

Analyst Barclays mengangkat proyeksi kenaikan 25 basis poin pada Juni dan September untuk mengatasi tekanan inflasi akibat biaya energi. Langkah tersebut juga diposisikan untuk menjaga kestabilan saat pertumbuhan ekonomi memulih. Pedagang kini menimbang bagaimana sinyal ECB bisa mempengaruhi pergerakan EURUSD dalam beberapa sesi ke depan.

Secara umum, arah euro bergantung pada interpretasi data PMI dan dinamika inflasi. Jika data menunjukkan pertumbuhan yang kuat, ekspektasi kenaikan suku bunga bisa menguatkan euro lebih lanjut. Sebaliknya, jika inflasi melambat, penundaan kenaikan suku bunga berpotensi menahan kuatnya euro.

broker terbaik indonesia