EUR/USD Menguat Didukung USD Lemah dan Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Fed

EUR/USD Menguat Didukung USD Lemah dan Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Fed

trading sekarang

EUR/USD menunjukkan momentum pembelian lanjutan pada Senin, seiring melemahnya dolar AS secara luas di pasar. Pelaku pasar mencermati dinamika perdagangan global dan spekulasi mengenai arah kebijakan moneter. Pergerakan ini melanjutkan reli yang terlihat pada akhir pekan sebelumnya dan membawa pasangan mata uang mendekati level yang lebih tinggi.

Ketegangan perdagangan global tetap menjadi faktor utama yang membatasi kekuatan dolar. Meskipun ada dinamika politik domestik, banyak investor menilai bahwa Fed berpotensi memangkas suku bunga pada paruh kedua tahun ini. Ekspektasi tersebut memberikan tekanan pada USD dan membantu EUR/USD menjaga arah positif.

Momentum harga meluas ke sekitar 1.1835 pada sesi Asia, didorong oleh pelemahan dolar. Kondisi ini juga didorong oleh pelaku pasar yang menimbang peluang kebijakan bank sentral yang berbeda. Investor tetap waspada terhadap bagaimana data ekonomi dan berita perdagangan bisa mengubah momentum dalam beberapa jam ke depan.

Data ekonomi AS menjadi faktor utama yang membentuk arah EUR/USD. Pertumbuhan PDB kuartal keempat menunjukkan perlambatan signifikan, sebagian karena penutupan pemerintah yang berkepanjangan. Secara tahunan, laju pertumbuhan turun dari 4.4% menjadi sekitar 1.4%, meleset dari ekspektasi pasar.

Indeks PCE inti naik 0.4% MoM pada Januari, dan tingkat tahunan mencapai 3.0%, menandai level tertinggi sejak akhir 2023. Angka ini memperkuat kemungkinan Fed menahan suku bunga pada pertemuan Maret sambil mempertimbangkan jalur kebijakan di sisa tahun ini. Pasar juga menilai bahwa pemotongan suku bunga dapat terjadi nanti, meski jalan ke depan masih tidak pasti.

Di Eropa, ketidakpastian kebijakan ECB menambah volatilitas euro. Presiden Christine Lagarde menghadapi tantangan masa jabatan yang belum jelas dan tekanan perdagangan dapat menahan kenaikan mata uang. Selain itu, Uni Eropa mengusulkan pembekuan proses ratifikasi perjanjian dagang dengan Amerika hingga detil kebijakan perdagangan AS jelas.

Momentum bullish terlihat menguat menuju area 1.1835 pada pembukaan pasar Asia. Investor menilai bahwa pelemahan USD dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed memberi ruang bagi euro untuk menguat lebih lanjut. Namun, area 1.1800-1.1835 menjadi level penting yang akan menguji kelanjutan tren.

Rilis data dan komentar kebijakan tetap menjadi risiko utama bagi pergerakan EUR/USD. Skenario baseline tetap bullish jika dolar terus melemah dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed terwujud di masa depan. Namun ketidakpastian kebijakan ECB dan dinamika perdagangan global bisa membatasi lonjakan EUR.

Secara teknikal, jika momentum bertahan, EUR/USD bisa menembus level resistance sekitar 1.1835 dan membuka jalan ke area yang lebih tinggi. Namun seandainya tekanan dolar membaik, pasangan ini bisa terkoreksi menuju 1.1750 atau lebih rendah. Investor disarankan untuk memantau konfirmasi dari indikator harga dan berita ekonomi sebelum mengambil posisi.

broker terbaik indonesia