EUR/USD berhasil menembus resistance utama di sekitar level 1.1800–1.1810, mencerminkan respons pasar terhadap dinamika geopolitik dan potensi koreksi dolar Jepang. Lonjakan ini menandai perubahan sentimen dan membuka jalur bagi pergerakan lebih lanjut jika tren tetap terjaga. Kondisi harga menunjukkan bahwa para pelaku pasar menilai risiko geopolitik secara lebih rendah dan menilai potensi koreksi dolar sebagai pendukung kenaikan bagi euro.
Di sisi fundamental, PMI Zona Euro menunjukkan perbaikan, dengan tekanan meningkat di Jerman yang menguatkan ekspektasi pemulihan ekonomi. Fakta ini memberi fondasi bagi pembuat kebijakan dan pelaku pasar untuk berharap adanya perbaikan momentum ekonomi yang dapat menjaga sentimen positif pada pasangan mata uang ini. Namun para analis mengingatkan bahwa data ekonomi inti lainnya masih harus mendukung arah yang konsisten dalam beberapa minggu ke depan.
Selain itu, para analis juga menyoroti rilis data Produk Domestik Bruto yang akan datang sebagai faktor penentu trajektori euro. Jika data menunjukkan perbaikan atau stabilitas, potensi breakout lebih lanjut bisa terwujud dan mendukung proyeksi teknikal dalam jangka pendek. Kepala Pasar Global NG Bank dan Kepala Riset Regional untuk Inggris & CEE menekankan bahwa kombinasi faktor fundamental dan aksi harga membentuk peluang yang menarik bagi EUR/USD.
Secara teknikal, area sekitar 1.1835 telah berperan sebagai support intraday, menahan penurunan lebih lanjut dan memberi landasan bagi pembelian lebih lanjut. Selanjutnya, zona resistance utama berada di sekitar 1.1900–1.1910, yang jika ditembus dapat membuka peluang menuju level berikutnya. Struktur grafik saat ini menunjukkan peluang pola breakout yang bisa diikuti dengan konfirmasi dari volume dan indikator teknikal yang relevan.
Hasil pergerakan pada hari sebelumnya menunjukkan bahwa pembeli berhasil menjaga harga di atas level 1.1800, sehingga skenario bullish memiliki keabsahan karena aksi harga telah menembus resistance utama. Jika harga kembali menguji area 1.1835 dan bertahan, peluang untuk melanjutkan gerak menuju resistance 1.1900–1.1910 meningkat dan memberi konfirmasi tambahan bagi strategi masuk pasar.
Keterangan dari NG Bank dan Chris Turner menambah bobot potensi pelonjakan euro, karena pembacaan PMI positif dan ekspektasi data PDB dapat menjaga momentum. Para analis menilai bahwa breaking resistance di atas 1.1810 dapat memicu pergerakan lanjutan ke jalur 1.1900–1.1910 yang sebelumnya menjadi target pasar.
Sinyal beli dapat dipegang jika harga melanjutkan tren naik dan bertahan di atas level kunci sekitar 1.1810, dengan target menuju zona 1.1900–1.1970. Poin fokusnya adalah konfirmasi breakout melalui penutupan harian di atas 1.1810, disertai momentum yang didukung data ekonomi terkait.
Aspek rasio risiko-imbalan disarankan minimal 1:1.5, sehingga stop berada di sekitar 1.1770 untuk menjaga jarak risiko yang wajar sambil memberi ruang bagi gerak harga. Pelaku pasar juga perlu memantau rilis data PDB dan perubahan PMI, karena pergeseran fundamental dapat mengubah probabilitas pergerakan untuk beberapa sesi ke depan.
Outlook jangka menengah menunjukkan potensi EURUSD menguji level resistance berikutnya di sekitar 1.1900–1.1910 jika data ekonomi tetap positif dan sentimen pasar tidak berubah drastis. Dengan kombinasi antara sinyal teknikal dan faktor fundamental, peluang trading yang menarik tetap ada bagi para trader yang mengikuti rencana manajemen risiko yang konsisten.