EUR/USD Pullback Pasca Gap Bullish: IFO Jerman dan PMI Zona Euro Jadi Fokus Pasar

EUR/USD Pullback Pasca Gap Bullish: IFO Jerman dan PMI Zona Euro Jadi Fokus Pasar

trading sekarang

EUR/USD tertarik turun pasca pembukaan dengan gap bullish pada hari Senin, dan harga diperdagangkan sekitar 1.1860 sepanjang sesi Asia. Pergerakan ini mencerminkan reaksi pasar terhadap gap awal, dengan trader mempertimbangkan peluang dan risiko yang muncul. Meski ada sentimen bullish pada awalnya, tekanan jual terlihat meningkat menjelang pembukaan pasar Eropa.

Dolar AS mengalami penguatan umum karena permintaan safe-haven seiring retorika perdagangan global, termasuk ancaman tarif terhadap Kanada. Kondisi ini berpotensi menekan EURUSD jika arus safe-haven tetap kuat. Di sisi lain, para pelaku pasar menantikan klarifikasi kebijakan yang bisa mengubah keseimbangan risiko jangka pendek.

Pasar juga menantikan rilis Indeks Sentimen Bisnis IFO Jerman nanti hari ini. Data tersebut menjadi pendorong utama untuk memahami apakah Jerman akan mempertahankan momentum ekspansi. Hasilnya dapat memicu pergeseran volatilitas pada pasangan EURUSD dalam beberapa sesi mendatang.

Data PMI Zona Euro untuk Januari menunjukkan layanan berada di wilayah ekspansi namun dengan laju yang lebih lemah, tercatat di 51,9. Angka tersebut menandakan kinerja sektor jasa yang tumbuh tetapi dengan momentum yang menurun. Sementara itu, PMI manufaktur Jerman membaik meski tetap berada di bawah batas ekspansi.

Rilis sebelumnya dari Jerman menunjukkan PMI Jasa mengalahkan prakiraan dan tetap dalam wilayah ekspansi, sedangkan PMI Manufaktur tetap berada di area kontraksi atau di bawah 50. Angka-angka ini mengindikasikan konten campuran antara jasa dan manufaktur. Para investor akan mengawasi bagaimana pergeseran ini mempengaruhi prospek suku bunga dan mata uang.

Sebagai konteks, rumor mengenai intervensi di pasar valas untuk mendukung Yen Jepang menciptakan tekanan terhadap dolar AS. Pedagang memperhatikan langkah-langkah bank sentral dan kemungkinan intervensi yang lebih luas. Instrumen ini menambah volatilitas, sehingga traders disarankan memantau pergerakan likuiditas pasar.

Dengan kombinasi faktor teknis dan fundamental ini, sinyal perdagangan yang jelas belum muncul untuk EUR/USD saat ini. Investor disarankan menghindari pembukaan posisi berdasarkan spekulasi semata hingga arah tren lebih tegas. Analisis menyarankan fokus pada data ekonomi berikutnya untuk konfirmasi.

Jika dolar menguat lebih lanjut karena permintaan safe-haven, EUR/USD bisa menurun lebih dalam. Namun jika data IFO dan PMI mengindikasikan pemulihan lebih kuat dari ekspektasi, pasangan ini bisa mengembalikan sebagian nilai tukar. Hal tersebut akan mengubah ekspektasi investor terhadap prospek suku bunga.

Rekomendasi umum untuk trader adalah menjaga manajemen risiko ketat, menggunakan rasio reward-to-risk minimal 1:1.5 jika mengambil posisi, dan menunggu konfirmasi teknikal sebelum eksekusi. Untuk konteks sekarang, open=0, tp=0, sl=0 menandakan tidak ada rekomendasi perdagangan pada saat ini.

broker terbaik indonesia