EUR/USD melonjak ke sekitar 1.1630 setelah rebound dari level terendah multi-minggu dekat 1.1585. Pergerakan ini mencerminkan dampak kekhawatiran terhadap kebijakan perdagangan AS yang tetap bergejolak terhadap pasangan mata uang utama. Pasar beralih ke fokus pada risiko dan likuiditas menjelang pertemuan Davos serta retorika tarif baru yang dapat memperburuk ketegangan antara AS dan UE.
Investors menimbang ancaman Trump mengenai tarif baru terhadap negara-negara Eropa. Ketegangan ini meningkatkan volatilitas karena sekutu NATO terpecah, dan resonansi kebijakan perdagangan meningkatkan ketidakpastian. Sedangkan kalender ekonomi menyoroti rilis HICP Zona Euro sebagai fokus utama awal pekan.
Sementara itu, fokus investor menanti rilis data AS meskipun ada libur nasional. Indikator seperti PDB kuartal ketiga dan PCE diperkirakan akan membentuk pandangan pasar terhadap arah dolar. Secara umum, panorama perdagangan global tetap rapuh, meningkatkan peluang EURUSD untuk bergerak dalam kisaran yang lebih luas.
Dari sisi teknis, EUR/USD diperdagangkan sekitar 1.1630 setelah rebound dari support dekat 1.1600. Indikator MACD pada grafik 4 jam menunjukkan bullish crossover yang menembus garis nol, menambah optimisme jangka pendek. RSI juga bergerak ke area yang lebih netral, menguatkan sinyal adanya tenaga beli bertahap meskipun tetap berada dalam kerangka kanal turun jangka menengah.
Level teknis utama terlihat di resistance 1.1640 (low 13 Jan) dan di atasnya 1.1670 yang menjadi batas atas kanal. Di sisi bawah, support terlihat di sekitar 1.1580, dengan target terdekat di sekitar 1.1560 jika tekanan jual kembali muncul. Mengingat dinamika, pergerakan lebih lanjut akan membutuhkan pelebaran momentum melewati 1.1670 untuk melegitimasi kenaikan menuju 1.1690.
Strategi yang direkomendasikan adalah posisi long di sekitar 1.1630 dengan stop di 1.1610 dan take profit di 1.1690, memanfaatkan peluang jika sentimen tarif tidak memburuk. Risiko utama tetap terkait rilis data makro utama dan komentator kebijakan. Pasar akan tetap volatile menjelang pertemuan pemimpin UE dan pertemuan puncak Davos, jadi manajemen risiko menjadi kunci.