EURUSD rebound dari level terendah enam minggu di 1.1589 menunjukkan adanya upaya pemulihan meskipun momentum teknis masih rapuh. RSI 14-hari berada di 35, menandakan netral ke arah bearish dengan bobot tekanan jual yang tetap ada di pasar. Kondisi ini membuat pelaku pasar berhati-hati terhadap pergerakan selanjutnya.
Harga berada di bawah EMA 9 hari dan EMA 50-hari, mengkonfirmasi bias bearish yang melekat pada tren saat ini. Indikator momentum cenderung melemah, sehingga upaya rebound cenderung terbatas. Pemulihan yang terbatas pada kerangka jangka pendek meningkatkan risiko kegagalan melanjutkan pergerakan naik.
Faktor risiko penurunan tetap ada jika harga menembus support sekitar 1.1589 yang telah menjadi tolok ukur sejak Desember. Jika level ini tertembus secara berkelanjutan, target berikutnya berada di sekitar 1.1468, yang merupakan level terendah sejak Agustus 2025. Sisi atas memiliki potensi rintangan di 1.1648 dan 1.1673, yang jika ditembus bisa mengubah skenario menjadi peluang pengujian level tertinggi.
Level kunci terpenting saat ini adalah support di sekitar 1.1589, yang menjadi titik referensi untuk arah jangka pendek. Penembusan di bawah level ini berpotensi menegaskan kelanjutan tekanan jual dan membuka jalur menuju 1.1468. Dengan momentum yang masih menurun, skenario penurunan tetap relevan jika harga gagal mempertahankan area tersebut.
Di sisi resistance, EMA sembilan hari sekitar 1.1648 dan EMA 50-hari sekitar 1.1673 menjadi penghalang utama bagi reli. Break di atas level tersebut bisa memberi peluang untuk koreksi ke 1.1808 dan 1.1918, yang merupakan target resistance jangka menengah. Namun hingga saat ini, pergerakan di bawah rintangan tersebut menjaga bias tetap bearish dan membatasi potensi rebound.
Kondisi pasar menunjukkan bahwa jika harga mampu menembus di atas 1.1673 secara jelas, skenario bullish jangka pendek bisa muncul dengan target di 1.1808. Namun untuk saat ini, asumsi utama tetap menunjukkan tekanan jual yang berlanjut asalkan level 1.1589 bertahan.
Garis besar sinyal trading mengarah ke dominasi tekanan turun karena harga berada di bawah zona rata-rata dan bias tetap bearish. Meskipun ada potensi retracement, kondisi teknikal tidak mengisyaratkan peluang beli yang kuat dalam kerangka waktu dekat. Trader disarankan fokus pada peluang penjualan jika harga gagal menembus resistance sekitar 1.1648–1.1673.
Rencana perdagangan yang direkomendasikan adalah posisi jual (sell) dengan entry sekitar 1.1610, stop loss di 1.1673, dan take profit di 1.1468. Rasio risiko-imbalan sekitar 2:1 mendukung skenario ini karena jarak TP lebih besar dari SL. Perlu diingat bahwa eksekusi bisa tertunda jika volatilitas meningkat mendadak, sehingga manajemen risiko tetap diperlukan.
Jika pasar menyodorkan kejutan, misalnya mampu menembus di atas 1.1673 secara jelas, skenario bearish bisa berubah dengan menargetkan wilayah 1.1808 atau lebih tinggi. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah 1.1589 tanpa retrace, potensi turun lebih lanjut menuju 1.1468 bisa semakin nyata. Pemahaman ini membantu trader menilai peluang sambil tetap mengelola risiko.