EUR/CAD bergejolak karena CAD berada di bawah pengaruh harga minyak yang lebih tinggi. Kenaikan harga minyak didorong oleh penghentian sementara produksi di dua ladang di Kazakhstan, sehingga prospek pasokan minyak tetap tegang. Kondisi ini menambah tekanan pada pasangan mata uang asing yang sensitif terhadap komoditas, terutama ketika euro mencoba mempertahankan momentumnya.
Kelanjutan reli minyak menambah bobot pada CAD karena Kanada adalah eksportir minyak mentah terbesar ke Amerika Serikat. Ketergantungan ini membuat EURCAD cenderung bergerak dengan dinamika harga minyak dan arus perdagangan global. Meskipun data ekonomi Jerman mendukung euro, sentimen pasar tetap berhati-hati terhadap volatilitas terkait kebijakan perdagangan.
Para pelaku pasar mencermati pergerakan EUR terhadap CAD sebagai indikator risiko global. Reaksi terkait data inflasi Kanada juga mempengaruhi arah pasangan ini dalam beberapa sesi terakhir. Secara teknikal, pergerakan sekitar 1,6200 telah menjadi level yang dipantau namun tidak cukup untuk konfirmasi arah jangka pendek.
Produksi minyak Kazakhstan yang dihentikan sementara karena masalah distribusi listrik mendorong tekanan pada pasokan global. WTI kembali menguat dan diperdagangkan sekitar 59,60 dolar per barel, memperkuat korelasi antara CAD dan komoditas. Kondisi ini mendukung CAD sementara EUR tetap tertekan oleh dinamika moneter zona euro.
Analisa pasar menunjukkan BoC diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 28 Januari karena inflasi yang naik 2,4 persen di Desember. Inflasi inti Kanada tetap moderat, meskipun angka IHK total menunjukkan kenaikan. Prospek suku bunga 2026 cenderung agak datar karena ekonomi Kanada menunjukkan gambaran campur aduk.
Di Eropa, data Jerman yang lebih kuat dari ekspektasi menambah sentimen positif mengenai pemulihan ekonomi 2026. Namun kekhawatiran tentang perang dagang AS-UE tetap membayangi, memperdagangkan volatilitas di pasar mata uang. Para pedagang menilai risiko geopolitik sebagai faktor utama yang bisa membatasi pergerakan EURCAD.
Kebijakan AS terhadap Greenland menjadi fokus utama bagi investor global, dengan Trump menyatakan ambisi tidak bisa ditarik kembali. Ancaman tarif 10% pada delapan negara UE menambah ketegangan perdagangan dan potensi dampak pada ekspor UE ke Amerika. Pasar tetap memantau bagaimana langkah-langkah ini akan mempengaruhi arus modal dan pasangan EURCAD.
Parlemen Eropa berencana menangguhkan persetujuan perdagangan AS-UE yang disepakati Juli, sebuah sinyal eskalasi politik yang bisa mengubah arus perdagangan. Trump dijadwalkan bertemu pemangku kepentingan di Davos untuk membahas Greenland, menambah risiko kebijakan yang dapat memicu volatilitas pasar. Perkembangan ini menjaga investor dalam posisi hati-hati terkait arah EURCAD.
Meski terlihat ada dinamika teknikal yang netral, risiko geopolitik dan ketegangan perdagangan dapat memicu pergeseran arah bagi EURCAD. Investor diharap tetap memantau kabar soal produksi minyak dan kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi biaya modal. Secara keseluruhan, pasangan ini cenderung bergerak dalam kisaran hingga ada sinyal jelas dari data ekonomi utama.