EURUSD Diperkirakan Menguat Seiring USD Menurun: Analisis BNP Paribas untuk 2026

EURUSD Diperkirakan Menguat Seiring USD Menurun: Analisis BNP Paribas untuk 2026

Signal EUR/USDBUY
Open1.090
TP1.103
SL1.082
trading sekarang

BNP Paribas memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh di atas potensi pada 2026 dengan rata-rata sebesar 2,7%. Proyeksi ini menunjukkan momentum yang lebih kuat dibandingkan tahun 2025 yang dipandang sebesar 2,1%. Kondisi tersebut menyiratkan tekanan positif pada aktivitas pasar tenaga kerja dan investasi bisnis.

FOMC diproyeksikan mempertahankan kisaran target dana Fed pada 3,5%–3,75% sepanjang 2026 meskipun sudah terdapat tiga pemangkasan total 75 basis poin pada 2025. Kebijakan ini mencerminkan komitmen untuk menahan inflasi sambil menjaga pertumbuhan tetap berjalan. Dengan kebijakan yang stabil ini, pasar menilai risiko suku bunga jangka pendek relatif rendah meski inflasi tetap tinggi.

Dolar diproyeksikan melemah terhadap euro seiring memperhebatnya pelaku pasar terhadap dinamika inflasi dan perdagangan global, menurut laporan BNP Paribas. Proyeksi tersebut menunjukkan EUR menghadapi peluang lebih besar untuk menguat terhadap USD hingga akhir 2026. Analisis ini akan menjadi fokus bagi banyak pengambil keputusan di Cetro Trading Insight.

Perkiraan bahwa USD akan melemah terhadap euro hingga akhir 2026 digambarkan dengan proyeksi EURUSD yang bergerak higher, dipicu oleh perbedaan sikap kebijakan moneter kedua bank sentral. BNP Paribas juga menilai yen dan GBP akan melemah terhadap dolar sebagai bagian dari pergeseran daya tarik aset berisiko. Dalam konteks ini, pasangan mata uang utama menjadi barometer utama sentimen global.

Selain itu, perbincangan soal tarif dan harga minyak menambah tekanan inflasi, meski dampaknya terhadap harga energi tampak lebih lemah dari ekspektasi awal. Taraf inflasi yang lebih tinggi berlanjut karena faktor tarif dan pasar energi, dengan efek yang lebih terpusat pada dinamika harga di pasar global. Hal ini mendukung narasi bahwa dolar bisa melemah lebih lanjut terhadap euro.

Dampaknya terhadap euro adalah memperkuat kepercayaan bahwa EURUSD akan menguat relatif terhadap dolar. Pergerakan ini bisa menjadi peluang bagi trader untuk menilai ekspektasi kebijakan dan momentum harga.

Strategi trading dan rekomendasi risiko-imbalan

Sinyal trading yang diambil adalah dasar pada narasi makro: dolar cenderung melemah terhadap euro dan yen terhadap dolar; dengan demikian EURUSD layak dipertimbangkan untuk posisi long. Pair EURUSD akan menjadi fokus utama dalam skenario ini, mengingat faktor fundamental yang menyiratkan pergeseran daya beli mata uang utama.

Rencana entry untuk pasangan EURUSD adalah posisi buy dengan open 1.0900, target profit 1.1030, dan stop loss di 1.0820. Skema ini memenuhi rasio risiko-imbangan sekitar 1:1,6 karena potensi keuntungan sekitar 130 pips dibandingkan risiko sekitar 80 pips. Pelaksanaan trade sebaiknya mengikuti konfirmasi fundamental yang telah disebutkan, sambil menjaga kepatuhan terhadap manajemen risiko.

Disiplin manajemen risiko sangat penting: batasi eksposur, gunakan trailing stop jika harga bergerak menguntungkan, dan evaluasi kembali posisi bila harga bergerak melawan arah hingga level kunci. Selain itu, perhatikan rilis data ekonomi utama yang dapat mengubah dinamika USD dan EUR, serta komentar kebijakan dari bank sentral. Selalu tinjau kembali rencana trading secara berkala untuk menyesuaikan profil risiko.

broker terbaik indonesia