
Analisis dari Scotiabank, disampaikan oleh para strategnya Shaun Osborne dan Eric Theoret, menunjukkan bahwa euro terhadap dolar AS datar. EUR/USD tetap berada dalam kisaran yang mencerminkan pasar yang menimbang risiko inflasi terkait konflik dan sikap ECB yang cenderung hawkish. Kondisi ini mencerminkan momentum yang sedang menahan pergerakan besar di kedua sisi lajur perdagangan.
Para analis menilai ekspektasi kebijakan bank sentral. Pasar melihat hampir satu kenaikan 25 basis poin pada Juni, dengan total lebih dari 75 basis poin hingga Desember. Pergerakan ini sejalan dengan tekanan inflasi yang masih relevan di kawasan euro dan komitmen ECB untuk menahan tekanan tersebut.
Secara teknikal, EUR/USD terlihat netral. Pergerakannya berandar di sekitar rata-rata pergerakan 200 hari, yang saat ini menjadi level penting untuk penutupan. RSI telah kembali ke ambang netral di sekitar 50, sementara level 1.1677 sebagai MA 200 hari diperkirakan tetap menjadi landasan support utama.
Di sesi perdagangan Asia hingga perdagangan Amerika Utara, EUR tetap datar dengan risikonya. Pasar tidak menunjukkan dorongan kuat menuju risk-on atau risk-off, sehingga pergerakan lebih banyak terikat pada kisaran yang ada. Tidak ada rilis fundamental baru yang mengubah gambaran hari ini, meski komentar ECB tetap hawkish.
Komunikasi ECB menekankan bahwa durasi konflik akan mempengaruhi kebutuhan pengetatan kebijakan untuk menahan tekanan inflasi. Sinyal hawkish ECB menggambarkan bahwa jaket kebijakan yang lebih panjang mungkin diperlukan jika inflasi tetap membandel. Hal ini menambah kepekaan terhadap pergeseran imbal hasil di pasar obligasi dan proyeksi mata uang.
Sentimen pasar dan penyempitan yield spreads kembali berada di tengah kisaran, dengan premi perlindungan terhadap downside EUR sedikit meningkat. Pasar tetap menilai bahwa jeda besar dalam EURUSD masih menanti arah yang lebih jelas, meski momentum teknikal menunjukkan netralitas yang berkelanjutan.