Gas Eropa Laju Rally Ditopang Stok Rendah dan Prakiraan Cuaca Dingin

trading sekarang

Faktor-faktor utama yang mendorong rally gas Eropa

Gas TTF mencatat lonjakan harga lebih dari 11% pada penutupan perdagangan terakhir. Lonjakan ini didorong oleh persediaan gas UE yang masih rendah serta prakiraan cuaca yang lebih dingin menjelang puncak musim dingin. Para analis menekankan bahwa stok gas UE saat ini hanya sekitar 50% dari kapasitas, tetap di bawah rata-rata lima tahun.

Harga gas mencapai sekitar EUR36,88 per MWh, menandai level tertinggi sejak Juni lalu. Kondisi pasokan yang ketat menambah ketidakpastian pasar energi, meskipun dinamika LNG terkait tetap menjadi faktor utama. Pasar terus memantau perubahan aliran LNG ke Eropa dalam konteks ketatnya persediaan.

Posisi short yang besar di pasar gas meningkatkan risiko rally saat pasar mencoba menutup posisi pendek secara agresif menjelang musim dingin. Analis memperingatkan bahwa rally bisa berlanjut jika permintaan tetap kuat dan cuaca tetap lebih dingin dari ekspektasi, memperkuat tren kenaikan harga.

Implikasi Cuaca Dingin dan Ketatnya Pasar

Cuaca yang lebih dingin dari biasanya diperkirakan melanda menjelang akhir Januari, meningkatkan permintaan gas untuk pemanas dan industri. Kondisi tersebut berpotensi memperpanjang ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan dalam jangka pendek, sehingga tekanan harga berlanjut.

Analisis dari ING, Ewa Manthey dan Warren Patterson, menunjukkan bahwa risiko rally lebih lanjut terkait posisi pendek rekornya. Ketatnya posisi short menambah potensi rally saat pasar menutup posisi tersebut, meningkatkan volatilitas harga.

Rally harga gas juga memicu premi terhadap LNG Asia, yang seharusnya menarik pasokan LNG tambahan ke Eropa dan membantu meredakan kekhawatiran kekurangan gas. Dinamika ini menciptakan ruang bagi aliran LNG untuk menyeimbangkan pasar.

Dampak terhadap Pasokan LNG dan Sentimen Pasar

Kenaikan harga telah meningkatkan insentif bagi pemasok LNG untuk mengarahkan lebih banyak gas ke Eropa, berpotensi mengurangi tekanan pada pasar gas regional. Pasokan LNG yang lebih besar bisa mendukung stabilisasi harga dalam jangka menengah.

Premi LNG Asia yang menguat menunjukkan persaingan global untuk LNG, sementara Eropa tengah menilai bagaimana aliran tambahan bisa meredam volatilitas harga. Apabila LNG masuk lebih banyak, ekspektasi harga gas jangka pendek dapat menurun.

Meski begitu, volatilitas tetap bisa tinggi jika data persediaan berubah atau cuaca berubah secara signifikan. Investor dianjurkan memantau indikator fundamental maupun dinamika teknikal untuk memahami arah pasar secara lebih baik.

broker terbaik indonesia