GBP/JPY Menguat Dekat 208.25: Analisis Teknis, Sinyal Beli, dan Target 211.80

GBP/JPY Menguat Dekat 208.25: Analisis Teknis, Sinyal Beli, dan Target 211.80

Signal GBP/JPYBUY
Open208.300
TP211.800
SL206.650
trading sekarang

GBP/JPY diperdagangkan mendekati 208.25 pada sesi Eropa awal, menandai berakhirnya tren turun empat hari. Pergerakan harga tetap berada di wilayah positif meski momentum RSI terlihat lemah. Kondisi ini menunjukkan adanya peluang untuk perbaikan jika harga berhasil mempertahankan area support kunci.

Secara teknikal, harga bertahan di atas 100-EMA yang dianggap sebagai support penting dalam kerangka waktu menengah. Harga juga sempat menyentuh area Bollinger Bands bawah yang menandai kondisi oversold dan peningkatan volatilitas, meski tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Untuk arah jangka pendek, level 207.65 berfungsi sebagai support pertama, sementara 211.80 menjadi hambatan upside berikutnya. Jika harga bergerak kembali ke dalam envelope Bollinger, fokus beralih ke peluang tes ulang ke 211.80; penutupan di atas middle band bisa membuka ruang bounce yang lebih luas.

Analisis fundamental menunjukkan sentimen pasar dipengaruhi oleh ekspektasi fiskal Jepang. Ada harapan bahwa calon Perdana Menteri Sanae Takaichi bisa lebih bertanggung jawab secara fiskal dan kebijakannya dapat memberikan dorongan bagi perekonomian.

Di sisi kebijakan, Naoki Tamura dari BoJ menegaskan perlunya kelanjutan normalisasi kebijakan dan inflasi Jepang yang cenderung lebih melekat membuat pasar menilai bahwa target 2% mungkin bisa tercapai secara berkelanjutan.

Kombinasi antara ekspektasi fiskal yang lebih pro-growth dan narasi normalisasi kebijakan menambah volatilitas jangka pendek pada pasangan GBPJPY, meski momentum teknis saat ini tampak tidak terlalu kuat.

Sinyal perdagangan yang diusulkan adalah membeli GBPJPY ketika harga mendekati 208.30 dengan target sekitar 211.80 dan stop loss di 206.65. Rencana ini memanfaatkan potensi rebound teknikal yang bisa terjadi jika harga tetap menjaga posisi di atas 100-EMA.

Rasio risiko-imbalan direncanakan minimal sekitar 1:2, sesuai dengan skenario yang dibahas, dengan fokus pada dukungan 207.65 dan hambatan di 211.80 sebagai acuan utama untuk evaluasi pelaksanaan perdagangan.

Manajemen risiko tetap diperlukan jika harga menembus support 207.65 karena volatilitas bisa meningkat dan mempercepat pergerakan arah berlawanan. Selalu pantau faktor fundamental yang bisa memicu perubahan sentimen secara mendadak.

broker terbaik indonesia