GBP/JPY terlihat menguat sekitar 0,6% pada hari Rabu seiring sentimen pasar membaik secara hati-hati. Harga berbalik dari level 100-day SMA di sekitar 210.08 dan momentum masih didominasi oleh tekanan jual meski ada perbaikan jangka pendek. RSI masih berada di bawah 50, menunjukkan bahwa dinamika bearish tetap mendasari pergerakan pasangan ini.
Break di atas 212.00 diperlukan untuk menargetkan 213.31 sebagai target resistance berikutnya. Beberapa indikator bergerak ke arah pemulihan, dengan 50-day SMA di 211.28 dan 20-day SMA di 212.02 menjadi area kunci yang perlu ditembus oleh para pembeli.
Meski ada upaya perbaikan, momentum secara umum masih cenderung ke sisi turun karena RSI menurun dan berada di bawah level netral. Jika harga mampu menembus level resistensi dan melanjutkan pergerakannya, potensi kenaikan menuju 212.71 (high 30 Maret) dan 213.31 menanti. Sebaliknya, penurunan di bawah swing low 31 Maret di 209.63 dapat membuka jalan menuju 207.23 sebagai level terdekat yang menahan laju, dengan 204.95 pada 200-day SMA sebagai tumpuan berikutnya.
Dinamika teknikal saat ini menuntut penembusan di atas moving averages utama untuk memberi sinyal kelanjutan. Jika GBP/JPY menembus 211.28 (50-day SMA) dan 212.02 (20-day SMA), arah intraday bisa berubah menuju target-resistance 212.71 dan 213.31.
RSI yang tetap di bawah 50 menegaskan adanya tekanan jual jangka pendek, sehingga peluang naik hanya muncul setelah konfirmasi di atas level resistance kunci.
Kondisi teknikal mendorong pasar untuk menjaga fokus pada rentang 210-213, sambil memperhatikan zona risiko di 209.63 jika harga turun kembali.
Menurut Cetro Trading Insight, sentimen pasar memperbaiki langkah secara hati-hati meski risiko geopolitik belum mereda.
Karena RSI berada di bawah netral dan harga masih berimbang, tidak ada rekomendasi buy atau sell yang disarankan saat ini.
Pemain pasar disarankan memantau pergerakan di atas 211.28 dan menunggu konfirmasi lebih lanjut. Jika harga menembus 209.63 secara jelas, skenario pelemahan menuju 207.23 dan 204.95 bisa dipertimbangkan sebagai area risiko.