GBP Menguat Moderat Menjelang Pertemuan BoE: Risiko Politik dan Spread Jadi Penopang Utama

GBP Menguat Moderat Menjelang Pertemuan BoE: Risiko Politik dan Spread Jadi Penopang Utama

trading sekarang

GBP menunjukkan kinerja moderat terhadap USD saat pelaku pasar menantikan keputusan Bank of England (BoE). Data ekonomi Inggris terbaru menahan ekspektasi pelonggaran, dengan beberapa analis memperkirakan pemangkasan 25 basis poin baru akan terjadi pada Juni, sebagaimana dicatat oleh analis seperti Shaun Osborne dan Eric Theoret dari Scotiabank.

Kondisi ini memberi fondasi bagi pergerakan kurs meski nada pasar tetap berhati-hati. Banyak investor menilai keputusan BoE bisa mengubah arah momentum sterling dalam minggu-minggu mendatang, tergantung bagaimana petunjuk kebijakan BoE disampaikan.

Lebih lanjut, GBP tampak didorong oleh dinamika spread obligasi yang meningkat, memberikan dukungan fundamental bagi mata uang Inggris. Meski demikian, risiko politik terkait kepemimpinan PM Starmer tetap menjadi faktor volatil yang diperhatikan para trader.

Analisis pasar menunjukkan BoE cenderung menahan kebijakan pada pertemuan mendatang, sambil menimbang sinyal untuk perubahan di masa depan. Beberapa argumen pasar menilai bahwa pasar telah memasukkan potensi pelonggaran sebesar 25bp pada Juni, meskipun jalannya pelaksanaan bisa bergantung pada data domestik yang saat ini masih dinamis.

Ketidakpastian politik dalam negeri menambah volatilitas pada GBP. Pergantian kepemimpinan di Partai Buruh menjadi fokus utama, dengan potensi arah kebijakan fiskal yang berbeda jika seorang pemimpin baru muncul, yang akhirnya mempengaruhi prospek mata uang.

Di sisi teknikal, pergerakan spread gilts terhadap Treasuries memberi sinyal dukungan bagi GBP dalam jangka pendek, meskipun risiko geopolitik dan kondisi ekonomi global tetap menjadi faktor pembatas. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami arah pasar.

broker terbaik indonesia