GBP/USD Menguat Mendekati 1,3685 Menjelang Keputusan BoE; PMI AS Memperkuat USD

GBP/USD Menguat Mendekati 1,3685 Menjelang Keputusan BoE; PMI AS Memperkuat USD

trading sekarang

Dikutip oleh Cetro Trading Insight

GBP/USD bergerak naik menuju sekitar 1,3685 pada awal sesi Eropa, menunjukkan minat beli di pasangan utama tersebut. Pasar menunggu keputusan kebijakan BoE yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Februari. Analisis awal menunjukkan saat ini fokus pada bagaimana tekanan inflasi mempengaruhi keputusan para pembuat kebijakan dan arah sterling terhadap dolar AS.

BoE diproyeksikan mempertahankan tingkat Bank Rate di 3,75%, karena inflasi yang cenderung tinggi tetap menjadi tantangan bagi pemangkasan kebijakan. Dalam konteks Desember yang lalu, MPC menunjukkan adanya potongan 25 basis poin namun dengan nada yang menandakan pemotongan bisa melambat jika data inflasi tetap kuat. Perkembangan ini menambah nuansa hawkish namun berhati-hati bagi arah GBP dalam beberapa sesi ke depan.

Sejalan dengan itu, pernyataan mengenai dinamika kebijakan BoE mengindikasikan bahwa pasar akan menilai bagaimana tekanan harga menjadi pendorong utama. Sinyal-sinyal mengenai jalur pemotongan suku bunga dan risiko kebijakan yang lebih ketat cenderung membentuk volatilitas pasangan pada sesi-sesi berikutnya, meskipun ekspektasi saat ini masih mengarah pada fleksibilitas kebijakan di tengah inflasi yang masih relevan.

Di sisi lain, PMI Manufaktur AS yang optimis menunjukkan ekspansi yang lebih kuat pada Januari. Indeks ISM PMI Manufaktur naik menjadi 52,6 dari 47,9 pada Desember, mengindikasikan momentum produksi pabrik yang lebih baik dan permintaan domestik yang masih cukup kuat. Data ini memperkuat argumen bahwa ekonomi AS masih berada pada jalur pemulihan disciplines, meski ada tantangan biaya produksi dan kebijakan fiskal.

Faktor ini menambah tekanan pada dolar AS karena kenaikan PMI cenderung mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve bisa menunda pengetatan lebih lanjut atau menjaga kebijakan tetap longgar untuk lebih lama. Kenaikan PMI juga berpotensi menciptakan hambatan bagi GBPUSD jika sentimen pasar berpindah arah menuju kekuatan dolar dalam menghadapi dinamika suku bunga kedua negara.

Secara umum, data PMI AS yang lebih kuat dibandingkan ekspektasi menambah kompleksitas bagi arah GBPUSD. Investor akan menimbang antara ekspektasi BoE untuk menjaga suku bunga dan keluarnya sinyal dari data AS yang dapat memperkuat USD, sehingga volatilitas di pasangan ini diperkirakan tetap tinggi menjelang rilis berita ekonomi berikutnya. Dalam konteks ini, pembacaan teknikal dan kebijakan moneter kedua negara akan menjadi kunci utama untuk arah jangka pendek hingga menengah.

broker terbaik indonesia