GBP/USD Menguat Pasca Kesepakatan NATO Greenland: Analisis Fundamental & Teknis

GBP/USD Menguat Pasca Kesepakatan NATO Greenland: Analisis Fundamental & Teknis

Signal GBP/USDBUY
Open1.136
TP1.140
SL1.133
trading sekarang

Dalam beberapa jam terakhir, GBP/USD menunjukkan penguatan akibat tanda-tanda deeskalasi konflik dagang antara AS dan Eropa, yang dipicu oleh pernyataan Trump mengenai kesepakatan dengan NATO terkait Greenland. Pasar menilai langkah ini sebagai upaya menahan diri dari penerapan tarif baru yang bisa memperbesar ketidakpastian perdagangan.

Kondisi risk-on turut mendorong minat pada mata uang berisiko, meskipun data fundamental Amerika Serikat tetap solid. Investor beralih dari kekhawatiran dagang menuju langkah-langkah fiskal serta kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter yang membatasi pelemahan dolar.

Seiring itu, indeks Dolar AS (DXY) cenderung melemah, memberi nyala bagi GBP untuk menguat. Meski data AS secara umum kuat, pelaku pasar menimbang ekspektasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve di masa mendatang.

Dinamika Data Ekonomi AS dan Inggris

Data Produk Domestik Bruto AS untuk kuartal ketiga 2025 melaporkan pertumbuhan sebesar 4,4% secara YoY, melampaui estimasi dan angka sebelumnya. Pendorong utama datang dari ekspor yang lebih kuat serta perbaikan ritme inventaris, meski dinamika lapangan kerja tetap menjadi fokus kebijakan moneter.

Indikator tenaga kerja menunjukkan kekuatan, dengan klaim tunjangan pengangguran mingguan yang lebih rendah dari perkiraan. Klaim awal naik sedikit namun tetap di bawah ekspektasi, sedangkan klaim berkelanjutan turun menuju level terendah sejak November.

Di Inggris, perhatian pasar beralih ke data penjualan ritel dan PMI Flash AS serta sentimen konsumen. Kecenderungan ini menjadi katalis bagi arah GBP/USD, karena investor menimbang potensi respons kebijakan Bank of England terhadap perubahan kondisi fiskal dan inflasi.

Analisis Teknis GBP/USD dan Titik Pivot

Secara teknis, GBP/USD terlihat berada dalam fase konsolidasi meski masih mendekati level tertinggi beberapa sesi terakhir. Renkan momentum menunjukkan pembeli tetap hadir meski belum mencapai rekor baru, menunjukan peluang untuk pergerakan lebih lanjut jika tekanan bullish berlanjut.

Saat ini pasangan diperdagangkan sekitar 1.1357 dengan bias naik jika berhasil menembus resistance sekitar 1.1390–1.1400. Break ke atas level tersebut bisa membawa harga menuju target teknis selanjutnya, sedangkan jika tidak mampu menembus, dukungan terdekat di sekitar 1.1330 dapat diuji.

Rencana trading mengikuti prinsip risiko-imbalan yang jelas. Sinyal yang direkomendasikan adalah membeli pada level saat ini dengan target 1.1398 dan stop loss di 1.1330, menghasilkan potensi reward sekitar 1:1.5 atau lebih bila skenario terpenuhi.

broker terbaik indonesia