Proyek Irigasi Cibaliung di Banten Selatan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akses air irigasi bagi pertanian setempat. Proyek ini dikerjakan melalui kemitraan Hansol-Waskita KSO, dengan WSBP sebagai pemasok utama beton precast. Kualitas material dan ketepatan waktu pengiriman menjadi fokus utama untuk memastikan kelancaran konstruksi dan manfaat jangka panjang bagi petani.
Data pendukung proyek menunjukkan WSBP telah memfasilitasi produksi dan pengiriman 15.000 bentang lining serta 10.000 komponen modular dari Precast Plant Bojonegara. Hingga kini, progres pengiriman lining telah selesai di lokasi proyek, sedangkan komponen modular mencapai sekitar 60% dengan target selesai akhir Februari 2026. Sistem irigasi yang diterapkan mengadopsi pendekatan modular yang dikembangkan Balai Teknik Irigasi, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
| Item | Detail |
|---|---|
| Lining | 15.000 bentang |
| Komponen modular | 10.000 buah |
| Progress modular | 60% (target selesai Feb 2026) |
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menegaskan bahwa penggunaan beton precast mempercepat kerja konstruksi tanpa mengurangi mutu. Ia menambahkan bahwa karakteristik beton precast yang presisi dan tahan lama diharapkan menjaga fungsi jaringan irigasi dalam jangka panjang. Peran WSBP sebagai penyedia solusi konstruksi nasional ditekankan untuk menjaga kualitas produk dan akurasi jadwal pengiriman pada setiap proyek.
Metode irigasi modular yang dipelopori Kementerian PUPR melalui Balai Teknik Irigasi telah diadopsi dalam proyek Irigasi Cibaliung. Pendekatan ini menekankan penggunaan komponen modular yang terstandarisasi agar desain saluran irigasi bisa disesuaikan dengan berbagai dimensi. Fleksibilitas ini memungkinkan pelaksanaan yang lebih efisien sambil menjaga mutu konstruksi.
Penggunaan beton precast pada elemen lining menghadirkan akurasi ukuran, kekuatan struktur, serta daya tahan terhadap beban lingkungan. Proses produksi dan pengendalian mutu di fasilitas WSBP Bojonegara diharapkan menjaga konsistensi mutu hingga ke lapangan. Dengan demikian, kecepatan konstruksi meningkat tanpa mengorbankan ketahanan jangka panjang.
Selain proyek Cibaliung, jejak WSBP terlihat pada Proyek Jalan Kamojing–Telar Barugbug di Karawang dan Proyek Rehabilitasi, Peningkatan, serta Modernisasi Jaringan Irigasi Salamdarma di Subang. Hal ini mempertegas kapasitas WSBP sebagai pemasok utama beton precast untuk infrastruktur irigasi nasional. Pengalaman tersebut meningkatkan reputasi perusahaan di mata pemegang kepentingan dan investor.
Secara bisnis, keterlibatan WSBP dalam proyek infrastruktur irigasi meningkatkan posisi perusahaan di pasar konstruksi beton precast. Dengan portofolio proyek yang terus bertambah, perusahaan diperkirakan akan memperoleh aliran pendapatan yang stabil dari kontrak jangka menengah. Hal ini juga dapat memperkuat posisi WSBP sebagai pemain utama di sektor infrastruktur nasional.
Keberhasilan pasokan tersebut juga memperkuat kepercayaan klien terhadap kemampuan WSBP dalam memenuhi spesifikasi teknis serta jadwal proyek. Selain itu, reputasi perusahaan sebagai mitra tepercaya untuk proyek infrastruktur didekati sebagai nilai tambah bagi proses tender berikutnya. Analisa dari Cetro Trading Insight melihat potensi pertumbuhan pendapatan berkelanjutan dari segmen konstruksi beton precast.
Analisa dari Cetro Trading Insight menunjukkan sinyal positif terhadap keberlanjutan operasional WSBP, meskipun investor perlu memantau dinamika margin dan arus kas. Perlu dicatat bahwa dukungan kebijakan pemerintah terhadap infrastruktur air dapat mempengaruhi prospek perusahaan. Secara keseluruhan, berita ini meningkatkan pandangan terhadap WSBP sebagai bagian dari transformasi infrastruktur nasional.