Nilai tukar GBP/USD berada di tengah tarik-ulur antara kebijakan BoE dan dinamika politik Inggris. BoE menunjukkan sikap hati-hati yang membatasi kenaikan Pound, sementara ketidakpastian politik menambah beban sentimen pasar. Di sisi lain, dorongan dari dolar AS melemah setelah revisi data tenaga kerja AS yang lebih lemah, memberi ruang bagi GBP untuk mencoba mempertahankan momentum.
Bank of England mempertahankan suku bunga pada pertemuan Februari, namun hasil voting MPC 5-4 menunjukkan nuansa kebijakan yang lebih dovish dari ekspektasi. Empat anggota MPC mendesak pemotongan segera 25 basis poin, menunjukkan fokus pada pelemahan pertumbuhan. Laporan ini menyoroti bagaimana dinamika kebijakan dapat membentuk arah GBP/USD dalam beberapa sesi ke depan.
Laporan dari Cetro Trading Insight menyoroti bahwa rilis GDP Q4-2025 dan data inflasi AS bisa menjadi penentu arah. Konsensus GDP UK QoQ 0.2% dan YoY 1.2% mencerminkan perlambatan, sementara proyeksi 2026 BoE turun menjadi 0.9% menegaskan nada berhati-hati. Pelaku pasar menimbang risiko politik dan kebijakan saat menantikan data ekonomi utama berikutnya.
Secara teknis, GBP/USD diperdagangkan sekitar 1.3627, berada di atas EMA 50 hari (1.3516) dan EMA 200 hari (1.3312), menggambarkan tren bullish jangka menengah. Struktur harga menunjukkan higher highs dan higher lows sejak rendah November di 1.3010, menandakan tren naik yang masih relevan. Potensi pergerakan lebih lanjut akan bergantung pada tindakan di sekitar level teknis utama.
Penarikan harga terlihat teratur dengan dukungan utama di kisaran 1.3600 dan zona 1.3585–1.3620 berpotensi menjadi tumpuan untuk melanjutkan uptrend menuju 1.3735 dan 1.3869. Di atas, resistensi pertama berada di 1.3735, diikuti 1.3869. Break di atas 1.3869 akan memperkuat skenario bullish lebih lanjut.
Momentum teknis saat ini cenderung netral; Stochastic berada di wilayah tengah setelah keluar dari overbought. Arah pergerakan berikutnya sangat bergantung pada penutupan harian. Jika level 1.3585 tembus, risiko koreksi ke kisaran 1.3380–1.3400 meningkat; sebaliknya, peluang rebound menuju level puncak tetap ada.
Strategi yang direkomendasikan adalah posisi beli jika harga bertahan di atas level support kunci. Targetnya menuju resistance sekitar 1.3735–1.3869, dengan peluang lebih besar jika momentum teknis menguat. Entry di sekitar harga saat ini memberikan jarak relatif yang cukup untuk manajemen risiko.
Rencana entry adalah long di 1.3630 dengan stop loss di 1.3580, serta target pertama di 1.3735 dan target kedua di 1.3860. Rasio risiko/imbalan pada skenario ini lebih dari 1:1.5, memenuhi kriteria manajemen risiko yang prudent. Perlu memantau data ekonomi dan berita kebijakan yang bisa memicu pergerakan tajam.
Perlu diingat bahwa jika harga menembus 1.3580 secara berkelanjutan, tekanan turun bisa meningkat dan evaluasi posisi diperlukan. Namun, jika GBPUSD memantul dari dukungan dengan konfirmasi momentum bullish, posisi long dapat memberikan peluang keuntungan yang menarik. Laporan ini disampaikan oleh Cetro Trading Insight.