
GBP/USD berada di sekitar level 1.3200 dan bergerak cukup datar dalam dua minggu terakhir. Menurut Cetro Trading Insight, para pelaku pasar menilai perjalanan pergerakan pasangan ini tanpa arah jelas. Ketidakpastian geopolitik menambah beban sentimen risiko yang bisa membatasi lonjakan Pound di kala ini.
Eskalasi baru antara AS dan Iran akhir pekan ini menambah keprihatinan mengenai prospek risiko global. Investor cenderung berhati-hati karena setiap pembaruan terkait konflik bisa memicu volatilitas. Sementara itu, pasar menunggu arahan dari data tenaga kerja AS untuk menilai jalur kebijakan Federal Reserve.
Di Inggris, keadaan politik yang tidak menentu juga berperan menahan potensi kenaikan Pound. Para pelaku pasar menimbang peluang kebijakan moneter di tengah ketidakpastian domestik dan dinamika ekonomi global yang saling terkait. Secara keseluruhan, fokus utama tetap pada bagaimana geopolitik dan data ekonomi mempengaruhi arah GBPUSD dalam beberapa hari ke depan.
Indikator teknikal memperlihatkan tanda-tanda bottoming di area 1.3050, sementara harga beroperasi di kisaran tengah dengan tekanan jual yang mulai mereda. Arah jangka pendek terlihat berpotensi berubah jika momentum bullish berkepanjangan melalui level kunci di atas 1.3270.
RSI empat jam berada di sekitar 50,7, mencerminkan momentum netral. MACD berada sedikit di atas nol dengan garis yang mengarah positif, menunjukkan peluang upside jika harga bisa menembus level resistensi utama. Posisinya saat ini cukup dekat dengan peluang pembalikan jangka pendek yang perlu dikonfirmasi oleh pergerakan harga berikutnya.
Level resistensi utama berada di sekitar 1.3270 sebagai batas atas dari dua pekan terakhir, diikuti 1.3320 dan kisaran 1.3440–1.3450 sebagai target lebih lanjut. Di sisi bawah, support sekitar 1.3195 mengapit, dengan lantai 1.3140 berfungsi menjaga arah menuju peluang menuju level psikologis 1.3000 jika penurunan berlanjut.
Dengan adanya sinyal bottoming yang terlihat, skema beli bisa dipertimbangkan. Contoh aktualnya adalah membuka posisi di 1.3210, menempatkan stop di 1.3140 dan take profit di 1.3440, memberikan rasio risiko-imbalan yang lebih dari 1:3 jika terkonfirmasi secara teknikal.
Trader perlu memantau perkembangan geopolitik dan rilis data tenaga kerja AS, terutama Nonfarm Payrolls, untuk menilai potensi perubahan jalur kebijakan Federal Reserve. Perubahan besar pada data tersebut bisa mengubah dinamika pasar secara signifikan dan mempengaruhi GBPUSD secara langsung.
Jika harga gagal menembus konfirmasi di atas 1.3270, disarankan menunggu konfirmasi pola breakout sebelum memasuki posisi baru. Manajemen risiko tetap krusial untuk menjaga eksposur jika volatilitas meningkat karena berita politik atau data ekonomi.