GBP/USD Stabil Menunggu Rilis Data UK dan FOMC Minutes: Peluang Perdagangan Minggu Ini

GBP/USD Stabil Menunggu Rilis Data UK dan FOMC Minutes: Peluang Perdagangan Minggu Ini

trading sekarang

GBP/USD dibuka minggu ini tanpa arah jelas dan bergerak dalam kisaran sempit di bawah level 1.3600. Para pelaku pasar menantikan data penting yang akan memantik pergerakan. Dalam konteks tersebut, Cetro Trading Insight menekankan pentingnya konteks fundamental dalam menginterprestasikan gerak pasangan mata uang utama ini.

Data pekerjaan UK dan angka inflasi konsumen diperkirakan akan mempengaruhi harapan terhadap pemotongan suku bunga Bank of England (BoE). Rilis tersebut berperan menilai apakah pemotongan suku bunga 25 bps pada Maret masih relevan. Pergerakan berikutnya sangat tergantung pada bagaimana data-data tersebut membentuk pandangan pelaku pasar.

Sementara itu, catatan FOMC Minutes kemungkinan akan menambah dorongan pada permintaan dolar AS dan menentukan arah GBP/USD untuk beberapa sesi ke depan.

Fokus minggu ini tertuju pada laporan pekerjaan UK dan angka inflasi, yang akan membentuk ekspektasi pasar terhadap kebijakan BoE. Data tersebut akan menilai apakah pemotongan suku bunga 25 bps pada Maret masih layak dipertimbangkan. Ketidakpastian kebijakan membuat trader menyeimbangkan risiko terhadap posisi GBP/USD.

Notulensi FOMC akan menjadi penentu arah bagi dolar AS. Pasar menilai jalur pemotongan suku bunga Fed dari notulen tersebut, yang bisa menentukan dinamika pasangan mata uang utama. Jika nada notulen lebih dovish, dolar berpotensi melemah terhadap mata uang-risk-on seperti GBP.

Data penjualan ritel UK pekan ini serta PMI flash global bisa memicu peluang perdagangan jangka pendek menjelang akhir pekan. Trader akan mengamati volatilitas GBP/USD untuk menangkap gerak singkat dan memanfaatkan pergerakan pasar. Meski demikian, kalender data yang padat tetap menuntut kehati-hatian.

Hasil data inflasi AS yang lebih lemah memberi ruang bagi kebijakan moneter yang lebih longgar. Namun volatilitas pada GBP/USD tetap terkendali karena faktor politik Inggris yang menambah ketidakpastian. Investor tetap fokus pada arah data dan pernyataan pejabat moneter.

Pasar membayangkan kemungkinan pemotongan 25 bps BoE pada Maret, sebuah faktor yang bisa menjaga GBP kuat jika data UK mendukung. Skenario ini akan menambah volatilitas singkat namun bisa memberi peluang jika rilis data menunjukkan pelemahan inflasi dan kinerja pekerjaan yang solid. Secara keseluruhan, kehati-hatian tetap diperlukan.

Kondisi politik di Inggris dan dukungan terhadap pemerintahan juga menjadi faktor pendukung sentimen. Dukungan dari kabinet dan parlemen mencerminkan stabilitas politik yang bisa memberi pijakan bagi pound. Dalam konteks ini, trader disarankan menghindari posisi berlebihan tanpa konfirmasi data.

broker terbaik indonesia