GBP/USD Terkoreksi Dekat 1,3780 Menjelang Keputusan The Fed: Analisis Fundamental dan Teknis

GBP/USD Terkoreksi Dekat 1,3780 Menjelang Keputusan The Fed: Analisis Fundamental dan Teknis

trading sekarang

GBP/USD telah mundur dari level tertinggi empat tahun di 1,3868 dan saat ini diperdagangkan di sekitar 1,3780. Pergerakan ini mencerminkan konsolidasi antara tekanan jual jangka pendek dan upaya pembeli untuk menjaga momentum. Para trader menilai pola harga yang terbentuk setelah lonjakan tajam sebelumnya, dengan fokus pada level support di sekitar 1,3740 dan resistance di sekitar 1,3830.

Volume dan volatilitas cenderung meningkat menjelang laporan kebijakan The Fed. Meski ada pullback, posisi teknik menunjukkan periode konsolidasi dengan fluktuasi intraday yang dapat berujung pada breakout ke arah mana pun. Indikator teknikal menunjukkan probabilitas pergeseran kecil jika data ekonomi AS mengecewakan atau jika kebijakan The Fed memperlihatkan kehati-hatian lebih lanjut.

Dengan sentimen market yang masih sensitif terhadap komentar pejabat dan data makro, para pelaku pasar menekankan pentingnya konfirmasi dari rilis data selanjutnya. Breakout di atas 1,3830 bisa membuka peluang bagi pembeli, sementara jika harga menembus di bawah 1,3730 potensi penurunan lebih lanjut bisa muncul.

Kisah Pound didorong oleh data konsumsi ritel dan aktivitas bisnis Inggris yang lebih kuat dari perkiraan. Laporan Indeks Harga Toko yang kuat memberikan dukungan tambahan terhadap reli GBP meski dolar berupaya memulihkan beberapa kerugian. Sentimen kebijakan moneter di Inggris tampak mendukung sisi sisi pendalaman tren positif pasangan ini.

Di sisi lain, pasar menantikan keputusan The Fed, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dan memberikan sinyal kebijakan yang relatif stabil dalam jangka pendek. Perkiraan kebijakan yang terkendali tersebut dapat membebankan tekanan pada USD jika faktor domestik Inggris terus kuat, namun pasar juga menimbang risiko global dan kebijakan perdagangan.

Komentar dari figur publik dan data ekonomi AS yang lemah pada beberapa indikator seperti sentimen konsumen dan perekrutan ADP memberi bobot pada sentimen risk-on/risk-off. Ketidakpastian kebijakan serta dinamika fiskal AS menambah volatilitas terhadap GBPUSD karena pelaku pasar menilai prospek dolar di tengah dinamika global.

Rencana Trading dan Level Potensial

Pasar tampaknya menunggu konfirmasi lebih lanjut dari The Fed, sehingga peluang laju GBPUSD cenderung berhenti sebentar. Investor akan memantau apakah data UK menunjukkan tren berkelanjutan/berlanjut, sambil menilai sinyal dari komentar pejabat The Fed.

Dalam skenario netral ke positif untuk GBP, pergerakan di atas 1,3830 menjadi kunci pembukaan ruang kenaikan lebih lanjut. Namun, jika tekanan USD berlanjut atau data Inggris mengecewakan, pembeli bisa kehilangan momentum dan pasangan kembali turun.

Untuk manajemen risiko, disarankan memperhatikan proporsi risiko terhadap potensi imbal balik. Karena arah jangka pendek masih tidak pasti, pertimbangkan eksposur terkendalI dan penyesuaian SL/TP sesuai volatilitas pasar yang berubah-ubah.

broker terbaik indonesia