GBP/USD bergerak mendekati level 1.3370 di sesi Eropa, didukung oleh tekanan pada dolar AS menjelang rilis kebijakan Federal Reserve. Pasar menimbang ekspektasi bahwa The Fed dan Bank of England akan mempertahankan suku bunga pada kisaran saat ini. Secara umum, struktur harga menunjukkan tekanan dari para penjual meski ada stabilisasi di wilayah 1.3320 hingga 1.3410.
Dolar AS berada di bawah tekanan karena data inflasi global dan harapan bahwa kebijakan moneter tidak akan berubah drastis. Indeks DXY berada di sekitar rendah tiga hari, mendekati 99.50, sementara beberapa trader menunggu konfirmasi dari pasar berjangka FedWatch. Opsi kebijakan ini juga membantu membatasi volatilitas dan menjaga pergerakan harga tetap terpantau.
Level kunci tetap jelas: rintangan sekitar 1.3410 bertepatan dengan EMA 20 hari, sementara support di 1.3320 menjadi bantalan utama. Jika harga mampu menembus 1.3410 secara berkelanjutan, arah akan berpotensi rebound ke area 1.3500 atau lebih. Sebaliknya, penurunan di bawah 1.3320 bisa memicu pengujian ulang ke wilayah 1.3100 dan tekanan jual bisa kembali dominan.
Konteks fundamental menunjukkan bahwa Fed dan BoE diproyeksikan menahan suku bunga pada pertemuan mendatang. Laporan dari JP Morgan menyebut BoE bisa mengambil jeda lebih panjang karena tekanan harga tidak mudah kembali ke target 2% akibat tingginya biaya gas. Dengan kenyataan ini, para pelaku pasar menilai kebijakan Inggris bisa lebih berhati-hati meski pertumbuhan tetap solid.
Di level global, kenaikan harga minyak dan ketidakpastian pasokan energi menambah kekhawatiran atas arah inflasi. Faktor-faktor ini menjaga volatilitas dolar dan membatasi pergerakan GBP meski ada stabilisasi jangka pendek di bawah tekanan penjualan. Kondisi ini membuat breakout signifikan sulit terjadi tanpa kejutan data.
RSI saat ini berada di zona netral 40–60, menunjukkan momentum downside sedang melemah tetapi belum berubah menjadi kontrol bullish. Dalam konteks teknikal, fokus pasar tetap pada re-test area 1.3410 sebagai zona penting untuk peluang jual jika harga gagal menembusnya. Penjualan bisa dipicu jika harga gagal menembus resistansi tersebut.
Rencana perdagangan menggarisbahi peluang jual ketika harga mendekati resistance sekitar 1.3410. Entry bisa diletakkan di sekitar 1.3370 dengan stop loss di 1.3410 untuk membatasi kerugian jika harga bergerak di atas level tersebut. Penting untuk menjaga jarak masuk yang relatif dekat agar potensi risiko tetap terkendali.
Target profit direkomendasikan di 1.3220, yang mewakili sekitar 0.0150 poin potensi penurunan dari level masuk. Rasio risiko-imbalan diperkirakan di atas 1:3,5, memenuhi standar minimal 1:1,5. Jika harga menembus 1.3410 secara jelas, sinyal jual bisa perlu dievaluasi ulang.
Selain faktor teknis, perhatikan pernyataan kebijakan bank sentral dan data pekerjaan Inggris karena perubahan kebijakan bisa memicu reaksi cepat di pasar. Struktur harga jangka pendek cenderung bias ke arah jual saat ini, asalkan harga tetap berada di bawah 1.3410, meskipun volatilitas bisa meningkat jika ada berita baru.