
Analisis terbaru dari UOB menunjukkan GBP/USD sempat menembus rendah ke kisaran 1.3160 hingga 1.3140, sebelum akhirnya rebound ke sekitar 1.3170. Pergerakan intraday ini mengindikasikan tekanan jual yang masih relevan untuk diwaspadai. Secara teknikal, skenario jangka pendek mengarah pada potensi penurunan lebih lanjut menuju 1.3130, meskipun 1.3110 tetap menjadi level kunci yang untuk saat ini nampaknya belum teruji.
Memandang periode 1–3 minggu ke depan, pandangan negatif dipertahankan. GBP/USD sudah melemah hingga melampaui 1.3160 dan bergulir ke level terendah sekitar 1.3140, menandai momentum yang belum menunjukkan akselerasi bearish. Selanjutnya, ada risiko GBP menembus 1.3110 jika reli tertahan di bawah 1.3245, sehingga target penurunan tetap relevan.
Di sisi teknikal intraday, resistensi tampak di sekitar 1.3185 dan jika harga menembus 1.3200 dinamika pasar bisa berubah menjadi kisaran. Meskipun arah bias tetap negatif, pergerakan saat ini tidak menunjukkan momentum penurunan yang kuat, sehingga konteks trading memerlukan konfirmasi lebih lanjut sebelum mengambil posisi. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Secara garis besar, pandangan 1–3 minggu tetap negatif. GBP/USD baru-baru ini menembus 1.3160 dan menyentuh 1.3140 sebelum akhirnya memantul ke 1.3170, menandakan tekanan turun yang masih ada. Selama harga tetap di bawah 1.3245, risiko turun menuju 1.3110 tetap menjadi opsi yang perlu dipertimbangkan.
Level 1.3245 berfungsi sebagai hambatan utama pada sesi-sesi rebound. Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, konteks pasar bisa berubah, menyiratkan peluang transaksi kisaran alih-alih penurunan lebih lanjut. Namun saat ini, kejutan bullish relatif terbatas dan momentum masih cenderung ke sisi penjualan.
Penutupan di bawah 1.3160 dalam beberapa sesi terakhir menegaskan tekanan jual yang sedang berjalan. Meskipun demikian, perlunya konfirmasi lebih lanjut sebelum menyatakan sinyal pembalikan. Secara umum, analisis teknikal tetap memihak ke bawah asalkan 1.3245 tetap menjadi hambatan utama.
Level support utama terlihat di sekitar 1.3110, meskipun pergerakan intraday masih bisa menguji 1.3130 sebagai peluang sementara. Target penurunan tetap mengarah ke bawah jika tekanan jual berlanjut. Namun perlu dicatat bahwa pergerakan ini bergantung pada dinamika di sekitar 1.3245 sebagai hambatan.
Resistensi di 1.3185, dan potensi menembus 1.3200 bisa mengubah dinamika menjadi kisaran perdagangan. Break di atas 1.3200 akan menggeser fokus pasar ke zona antara 1.3150 hingga 1.3200, mengurangi peluang penurunan tajam. Di sisi lain, gagal menembus resistensi memperkuat bias turun.
Secara keseluruhan, bias pasar untuk GBP/USD cenderung bearish dalam periode mendatang. Meskipun demikian, strategi trading perlu menunggu konfirmasi jelas dari pergerakan harga sebelum mengambil posisi signifikan. Dengan risiko-reward minimal 1:1.5, lebih baik berpegang pada rencana yang terukur dan disiplin.