GBP melejit sedikit terhadap mitra utama dan menguat sekitar 0,12% menuju 1,3242 pada sesi Asia Rabu. Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset berisiko seiring berita bahwa Iran bersedia mengakhiri konflik, asalkan terdapat jaminan yang diperlukan. Pasar menilai bahwa langkah ini bisa mengurangi kekhawatiran atas gangguan pasokan energi dan menambah peluang untuk risiko yang lebih tinggi di pasar valuta asing.
Faktor fundamental lain adalah tekanan pada harga minyak yang tetap tinggi karena kendala infrastruktur dan pasokan. Meskipun ada optimisme terkait perdamaian, pasar belum melihat penurunan signifikan pada harga minyak karena infrastruktur energi di wilayah Teluk masih dalam proses pemulihan. Kondisi ini membantu menjaga sentimen risiko tetap positif bagi mata uang berisiko seperti GBP.
Investors juga menyiapkan diri menghadapi rilis data ekonomi penting AS, termasuk ADP Employment Change dan ISM Manufacturing PMI untuk Maret. Data ini bisa menentukan arah jangka pendek GBPUSD, terutama jika menunjukkan momentum kerja dan aktivitas manufaktur yang cukup kuat. Secara umum, ekspektasi deeskalasi geopolitik mendukung GBP meskipun volatilitas menjelang data tetap mungkin terjadi.
Analisis menyiratkan bahwa pasar mata uang cenderung menambah kepemilikan terhadap aset berisiko jika deeskalasi berlanjut, sehingga GBP mendapat dukungan dari sentimen risiko yang membaik. Namun, faktor kebijakan moneter AS dan dinamika inflasi tetap menjadi risiko utama yang bisa membatasi pergerakan untuk jangka pendek. Trader disarankan mengikuti rilis data AS untuk konfirmasi arah.
Secara teknikal, pergerakan GBPUSD berada di sekitar level 1,3242 dengan potensi pergerakan lebih lanjut jika data AS mendukung. Rintangan utama berada di sekitar 1,33, yang bisa menahan kenaikan jika kejutan data tidak memenuhi ekspektasi. Sisi bawah dapat diarahkan menuju 1,31–1,32 jika data mengecekan dan sentimen berbalik turun.
Sinyal perdagangan resmi: buy GBPUSD dengan open 1,3242, stop loss 1,3170, take profit 1,3410. Rasio risiko-imbalan sekitar 2,3:1, memenuhi kriteria minimal 1:1,5. Sinyal ini berbasis gambaran fundamental saat ini dan memerlukan manajemen risiko saat eksekusi.