Data lapangan kerja November dan angka IHK Desember berpotensi memberikan dorongan moderat bagi sterling. Pasar menilai data tersebut bisa meningkatkan peluang berlanjutnya short squeeze yang telah terbentuk sejak akhir November. Dalam konteks ini, GBPUSD berpeluang memimpin pergerakan karena pelemahan dolar yang sedang berlangsung.
Analyst ING, Chris Turner, menilai GBPUSD bisa menguat lebih lanjut jika dolar melemah lebih dalam. Ia juga menyoroti bahwa EUR/GBP tetap membawa risiko karena risiko pasar dapat membatasi kenaikan sterling. Ketergantungan pada dinamika pasar risiko membuat pergerakan cross pair tetap relevan bagi arah sterling.
Secara teknikal, komentar tersebut menambah argumen bahwa data minggu ini bisa menjadi katalis untuk memperpanjang bullish pada sterling. Level kunci yang disebut adalah di atas kisaran 1.3415 hingga 1.3420, yang menurut analisis teknikal dapat membuka jalur menuju wilayah 1.3450–1.3460. Meski demikian, para pelaku pasar menyadari adanya risiko risk-off yang bisa membatasi pergerakan.
Scenario utama yang disorot adalah GBPUSD berpotensi menguat jika data lapangan kerja November dan IHK Desember menunjukkan dinamika ekonomi Inggris yang membaik. Break di atas level 1.3420 bisa mendorong pergerakan ke area 1.3450–1.3460, dengan peluang lanjut jika sentimen dolar tetap lemah. Meski demikian, faktor risiko eksternal tetap bisa menahan laju kenaikan bila risk-off kembali menguat.
Di awal pekan, pelemahan dolar AS menambah peluang bagi sterling untuk menguat lebih lanjut. Kondisi ini mendukung narasi bahwa GBPUSD bisa melihat dorongan dari faktor teknikal dan fundamental secara bersamaan. Namun volatilitas tetap tinggi karena investor menimbang data domestik terhadap dinamika kebijakan bank sentral serta risiko geopolitik.
Secara teknikal, zona 1.3450–1.3460 dinilai sebagai target utama jika breakout berlanjut. Menembus level tersebut dapat memperluas ruang kenaikan dan meneguhkan posisi long. Namun jika harga turun di bawah 1.3415, tekanan bisa berlanjut menguji support di sekitar 1.3380 atau lebih rendah.
Sterling cenderung berkinerja buruk dalam episode risk-off besar, karena faktor-faktor fiskal, kebijakan, dan aliran modal. Dalam konteks laporan lapangan kerja Inggris serta IHK Desember, pasar mencoba memisahkan antara dinamika domestik dan risiko eksternal. Hasilnya, GBP bisa mempertahankan tren kenaikan meski tetap rentan terhadap sentimen global.
Risiko pasar, khususnya pergeseran risk-off, menjaga EUR/GBP tetap menjadi barometer utama. Dolar yang lebih lemah mendukung sterling, tetapi pergerakan harga tetap tergantung pada aliran berita global dan komentar bank sentral. Karena itu, trader disarankan untuk memantau rilis data tambahan dan petunjuk kebijakan.
Sinyal trading yang direkomendasikan adalah buy pada GBPUSD dengan level pembukaan di 1.3420, target di 1.3460, dan stop di 1.3400. Rasio risiko/imbalan sekitar 1:2, memastikan potensi potensi keuntungan yang memadai jika data memberikan dukungan pada sterling. Namun karena dinamika risk-off dapat berubah dengan cepat, penting untuk mengelola risiko secara hati-hati dan siap menyesuaikan level jika harga menembus support atau resistance utama.