GBP/USD berhasil menembus level kunci 1.3869 dan menyentuh tertinggi sejak September 2021. Pergerakan harga tetap berada di atas EMA sembilan hari dan EMA 50 hari, menunjukkan bias bullish jangka pendek yang terpelihara. Dalam kerangka teknikal, momentum masih menguat meskipun volatilitas relatif menipis.
Meskipun demikian RSI 14-hari mendekati 75, menandakan tingkat kejenuhan beli. Hal ini berarti kecepatan kenaikan bisa melambat seiring waktu dan risiko koreksi menjadi lebih nyata. Dalam grafik harian, pola rising wedge mengindikasikan potensi pembalikan jika buyer kehilangan tenaga.
Secara umum struktur teknikal tetap positif karena rata-rata bergerak cepat berada di atas yang lebih lambat. Area resistance di 1.3869 berfungsi sebagai pagar utama sebelum potensi pergerakan ke arah 1.4248 jika momentum pulih. Sisi bawah berharap permintaan akan muncul dekat EMA sembilan hari untuk menjaga tren naik tetap jelas.
Resisten utama berada di 1.3869, dengan batas atas pola rising wedge mendekati 1.3910. Penembusan berkelanjutan di atas level tersebut membuka langkah menuju 1.4248, level tertinggi sejak 2018. Jika harga mampu bertahan di atas EMA 9 dan EMA 50, peluang kenaikan jangka pendek tetap ada.
Di sisi bawah, support utama terletak di EMA 9 sekitar 1.3667, diikuti oleh batas bawah wedge di sekitar 1.3610. Penembusan di bawah wedge akan mengubah bias menjadi bearish dan menempatkan EMA 50 di sekitar 1.3461 sebagai target bawah. Para trader perlu memperhatikan reaksi harga di sekitar level tersebut.
Rentang perdagangan menyempit memperkuat situasi dimana breakout bisa menjadi katalis. RSI yang berada di zona atas menambah risiko koreksi singkat meski tren mayor tetap positif. Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga menjelang uji ulang resistance dan dekat area dukungan EMA.
Melihat situasi jenuh beli dan pola wedge, sinyal jual cenderung lebih konsisten dalam konteks saat ini. Open sekitar 1.3830 bisa jadi acuan eksekusi dengan target turun ke 1.3667 atau lebih rendah selama harga melemah. Stop loss disarankan di atas resistance 1.3869 untuk melindungi posisi jika tekanan pembelian kembali muncul.
Rencana ini mengutamakan entry dekat EMA 9 atau di sekitar 1.3667 dengan manajemen risiko ketat. Rasio risk reward harus dipertahankan minimal 1:1.5 dan disesuaikan jika volatilitas meningkat. Perhatian pada RSI juga diperlukan karena pergerakan di atas 75 bisa mengisyaratkan pembalikan momentum yang lebih lanjut.
Alternatif skenario bullish masih bisa terjadi jika harga menembus 1.3869 secara berkelanjutan dan menjaga pola wedge tetap terbuka. Dalam kasus tersebut target pertama berada di 1.3910 dan jika momentum pulih, menuju 1.4248. Para trader bisa mempertimbangkan peluang buy jika harga kembali mendekati EMA 9 untuk menjaga tren tetap hidup.